17 May, 2022

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Resmi! Inggris Bekukan Aset Roman Abramovich

Pemerintah Inggris bekukan aset Roman Abramovich. Langkah Pemerintah Inggris itu termuat dalam pernyataan resmi yang diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Boris Johnson.

________________________________________

inggris bekukan aset roman abramovich
Pemerintah Inggris bekukan aset Roman Abramovich. Langkah Pemerintah Inggris itu termuat dalam pernyataan resmi yang diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Boris Johnson. | HeloBorneo.com — Ilustrasi: Roman Abramovich. (Tim Pewarta)

 

LONDON | Pemerintah Inggris resmi menjatuhkan sanksi terhadap pemilik Chelsea Roman Abramovich dan membekukan aset miliknya di negara Ratu Elizabeth itu.

Selain Roman Abramovich, Kepala Eksekutif Perusahaan Minyak Rusia Rosneft, Igor Sechin juga mendapatkan sanksi yang sama dari Pemerintah Inggris. Pasalnya, hubungan mereka berdua dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan dianggap sebagai kaki tangan serangan Rusia ke Ukraina.

________________________________________

Berita terkait:

________________________________________

Keputusan tersebut membuat rencana Abramovich untuk menjual Chelsea menjadi tertunda. Namun, pemerintah Inggris memastikan bahwa tim London tersebut masih tetap bermain di kompetisi yang mereka ikuti seperti biasa.

Inggris bekukan aset Roman Abramovich dan oligarki Rusia lainnya

Sebagaimana dikutip dari The Sun, Kamis (10/3/2022), tak hanya dua triliuner itu, ditambah pengusaha Oleg Deripaska dan empat oligarki Rusia lainnya, masuk dalam daftar pengusaha Rusia yang diberi sanksi sejak invasi Rusia ke Ukraina.

Padahal, sebagaimana diketahui, sejak pekan lalu Roman Abramovich telah mengumumkan rencana menjual Chelsea mulai seharga tiga miliar poundsterling atau sekitar Rp 57 triliun.

Pernyataan Boris Johnson

“Tidak ada tempat berlindung yang aman bagi mereka yang telah mendukung serangan kejam Putin di Ukraina,” kata Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Kamis (10/3/2022).

“Sanksi hari ini adalah langkah terbaru dalam dukungan tidak tergoyahkan Inggris untuk rakyat Ukraina. Kami akan bersikap tegas dalam mengejar mereka yang mendukung perang, pembunuhan warga sipil, penghancuran rumah sakit dan pendudukan secara ilegal negara sekutu berdaulat,” tambahnya.

Sebelumnya, anggota parlemen Inggris menyerukan agar Abramovich dan oligarki Rusia lainnya segera dijatuhkan sanksi. Parlemen mengkritik pemerintahan Boris Johnson yang terlalu lamban mengambil langkah dibandingkan dengan Uni Eropa dan Amerika Serikat dalam menjatuhkan sanksi global kepada Rusia.

Parlemen Inggris beralasan bahwa Sechin, yang dikenal sebagai tangan kanan Putin, sudah masuk dalam daftar sanksi AS dan Uni Eropa. Otoritas Prancis juga dikabarkan telah menyita kapal pesiarnya pada pekan lalu.

________________________________________

Berita terkait:

________________________________________

Sanksi Inggris bekukan aset Roman Abramovich itu berimbas ke Chelsea, yang tidak diizinkan membeli pemain baru atau memberi kontrak baru, penjualan merchandise ditutup, Chelsea tidak boleh menjual tiket lagi (kecuali mereka yang punya tiket musiman) dan di musim mendatang tidak boleh ada fans away.

Sanksi tersebut berlaku dalam jangka pendek. Meski begitu, kedepannya nanti bisa saja Inggris merevisi sanksinya. Artinya, di masa mendatang sanksi bisa saja menjadi lebih berat atau pun menjadi lebih ringan. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini