13 May, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Dosis Pertama Tiba, Program Vaksinasi COVID-19 Malaysia Bakal Dimulai Lebih Awal

2 min read

Program vaksinasi COVID-19 Malaysia segera dimulai lebih awal, setelah dosis pertama vaksin Pfizer-BioNTech telah tiba di negeri Jiran itu pada Minggu, 21 Februari 2021. Gelombang berikutnya pun akan segera tiba beberapa hari lagi.

_____________________________________________

program vaksinasi covid-19 Malaysia
HeloBorneo.com — Kontainer yang membawa vaksin Pfizer-BioNTech COVID-19 gelombang pertama diturunkan dari pesawat di Kompleks MASkargo di Sepang, Malaysia pada 21 Februari 2021. (Foto: Reuters/Departemen Informasi Malaysia/Fandy Azlan)

 

KUALA LUMPUR | Malaysia mendorong upaya vaksinasi COVID-19 dua hari lebih awal dari jadwal yang direncakan setelah gelombang pertama vaksin corona itu telah tiba di negara tersebut pada Minggu (21/2/2021).

Program vaksinasi COVID-19 Malaysia memiliki target untuk memvaksinasi setidaknya 80 persen dari 32 juta penduduknya dalam satu tahun.

Upaya tersebut dalam rangka mendorong dan menghidupkan kembali roda ekonomi yang terhambat oleh pembatasan terkait virus corona. Pembatasan kegiatan itu berdampak pada kemerosotan terburuk ekonomi dalam lebih dari dua dekade sejak tahun 2020.

Sebagai informasi, negeri Jiran itu  telah memberlakukan lebih banyak lockdown pada tahun ini, menyusul adanya peningkatan gelombang baru infeksi virus COVID-19. Negara ini mencatat 280.272 kasus dan 1.051 kematian.

Program vaksinasi COVID-19 Malaysia gunakan vaksin Pfizer-BioNTech dan Sinovac

Sebanyak 312.390 dosis vaksin Pfizer-BioNTech telah dikirim ke Malaysia pada Minggu pagi, dengan lebih banyak diharapkan dalam beberapa minggu mendatang.

Sebagaimana dikutip dari CNA, Minggu (21/2/2021), Menteri Sains Khairy Jamaluddin dalam konferensi pers virtual mengatakan bahwa pengiriman gelombang kedua vaksin tersebut akan segera tiba.

“Pengiriman kedua akan dilakukan pada 26 Februari, dan kami akan terus menerima pengiriman (Pfizer) setiap dua minggu hingga selesai,” ujar Khairy.

Sejauh ini, Malaysia telah berhasil mendapatkan 32 juta dosis dari Pfizer dan BioNTech.

Lebih lanjut, Khairy mengatakan bahwa Dosis vaksin dari Sinovac Biotech China dijadwalkan akan dikirimkan dalam jumlah besar pada 27 Februari, menunggu persetujuan dari regulator lokal.

Peluncuran program vaksinasi COVID-19 Malaysia secara nasional akan dimulai Rabu (24/2/2021), lebih awal dari jadwal semula. Menteri Sains Khairy Jamaluddin mengatakan bahwa Perdana Menteri Muhyiddin Yassin dan Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Noor Hisham Abdullah akan menerima dosis pertama. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share