26 September, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Ngeri! Mutasi Covid-19 di Malaysia, 10 Kali Lebih Menular dan Mematikan

2 min read
mutasi covid-19
HeloBorneo.com – Ilustrasi virus covid-19. (net)

KUALA LUMPUR | Kabar tidak mengenakkan datang dari Malaysia. Dikabarkan, pihak berwenang Negeri Jiran itu telah menemukan mutasi covid-19 yang lebih mematikan, karena 10 kali lebih menular.

Virus SARS-COV-2 hasil mutasi itu jauh lebih mematikan, dengan kemampuan yang lebih mengerikan dibanding virus asalnya. Pasalnya virus mutan itu juga memiliki kekebalan, dengan kemampuan bertahan hidup lebih lama. Akibatnya, kemunculan virus mutan ini membawa ancaman yang lebih besar, juga memberi ketidakpastian baru tentang kapan waktu pandemi ini akan berakhir.

Virus mutan itu juga dikabarkan telah beredar dengan menjangkiti pasien positif covid-19. Dikabarkan, virus mutasi baru covid-19 ini menginfeksi seorang pria. Otoritas kesehatan Malaysia berhasil mengkarantina seseorang yang  baru saja kembali dari India. Orang itu melanggar aturan karantina dan telah menginfeksi lebih dari 45 lainnya.

Mutasi covid-19 bentuk klaster baru

Mutasi Covid-19
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Uji sampel virus corona (net)

Berdasarkan hasil perawatan 45 kasus orang yang positif itu, otoritas kesehatan lalu menguji 3 sampel. Dari ketiganya, ditemukan membawa mutasi covid-19. Para ahli menyebutnya D614G, dan jauh lebih berbahaya ketimbang virus awal.

Para pasien ini menjadi klaster terbaru yang juga berkontribusi besar terhadap lonjakan jumlah kasus aktif di Malaysia. Walaupun yang sejauh ini sebagian besar berhasil dalam menekan pertumbuhan infeksi di negara tersebut.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah. Sebagaimana dilansir dari indiatimes, (17/8/2020), dirinya mengatakan, bahwa mutasi virus itu sebelumnya juga diamati di AS dan sebagian Eropa. Virus mutasi ini jauh lebih berbahaya. Ditengarai virus ini dapat menyeret dunia pada masalah baru yang belum pernah terjadi sebelumnya, perihal pandemi virus yang lebih mematikan.

mutasi covid-19
HeloBorneo.com – Logo Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (Foto: REUTERS/Pierre Albouy /File Foto)

Meskipun temuan WHO sebelumnya menunjukkan bahwa mutasi covid-19 tidak akan menyebabkan kerusakan parah, atau menghambat pengembangan vaksin, temuan Dr Abdullah menunjukkan bahwa orang harus lebih berhati-hati dan aman untuk menekan penyebaran covid-19.

Jika ketegangan menyebar dari AS ke Malaysia, dengan cara ini, negara-negara lain juga berisiko, kata Dr Abdullah,

“Masyarakat perlu waspada dan lebih berhati-hati karena strain ini sekarang telah ditemukan di Malaysia. Kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan agar kita bisa bersama-sama memutus rantai penularan dari setiap mutasi,” pungkasnya. (*) [HeloBorneo.com]

 

Bagi artikel ini
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares