29 November, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Korsel Ambil Langkah Darurat Menangkal Penyebaran Virus Corona

2 min read
menangkal penyebaran virus Corona
HeloBorneo.com – Seorang pekerja desinfeksi yang mengenakan alat pelindung menyemprotkan larutan antiseptik di stasiun kereta bawah tanah di Seoul, Jumat (21/2/2020). Korea Selatan melaporkan 52 kasus baru coronavirus sehingga jumlah total infeksi menjadi 156. (Foto: Chung Sung-Jun/AFP/Getty Images)

SEOUL | Guna menangkal penyebaran virus Corona, Korel langsung mengambil langkah darurat. Korea Selatan menetapkan kota Daegu selatan dan daerah sekitarnya sebagai “zona perawatan khusus”. Hal ini diambil setelah terjadi lonjakan kasus virus Corona yang berpusat di sebuah gereja di sana.

Sebagaimana dilansir WashingtonPost, Perdana Menteri Chung Sye-kyun mengatakan pada Jumat (21/2/2020) pagi bahwa Korea Selatan menghadapi “darurat virus Corona”. Chung Sye-kyun berjanji untuk mengerahkan “sumber daya terbaik” ke kota Daegu dan sekitar provinsi Gyeongsang Utara. Sebagai informasi, wilayah tersebut menjadi tempat dimana lebih dari dua pertiga dari 156 kasus virus di negara itu terjadi.

Setelah penghitungan nasional infeksi melonjak setengah dari hari sebelumnya, Korea Selatan pada hari Jumat (21/2) sekarang memiliki hal yang tidak diinginkan. Yaitu sebagai negara dengan jumlah korban tertinggi selain Cina dan Jepang.

Perintah Inspeksi dari Presiden

Presiden Moon Jae-in pada hari Jumat (21/2/2020) menggambarkan situasi virus Corona di Korea Selatan sebagai “kuburan”. Presiden memerintahkan inspeksi gereja Daegu dan rumah sakit terdekat yang diidentifikasi sebagai dua tempat penyebaran infeksi.

Lebih dari 80 pasien virus Corona terkait dengan cabang lokal Gereja Shincheonji Yesus. Yaitu sebuah sekte keagamaan pinggiran. Rumah sakit di wilayah Cheongdo terdekat melaporkan 16 kasus infeksi. Termasuk diantaranya yaitu kematian pertama negara itu dari virus Corona.

Sebelumnya, diberitakan bahwa tiga anggota militer Korea Selatan juga dinyatakan positif mengidap virus itu sejak Kamis (20/2/2020). Menteri Pertahanan Jeong Kyeong-doo mengatakan semua tentara akan dilarang meninggalkan barak mereka kecuali untuk situasi khusus.

Larang Demonstrasi Untuk Cegah Penyebaran Virus

Setelah beberapa kasus dilaporkan di ibukota Korsel, Seoul, sejak Kamis (20/2/2020) kemarin walikota Park Won-soon mengatakan demonstrasi besar yang sering diadakan di kota pada akhir pekan akan dilarang.

Sementara itu, Walikota Daegu Kwon Young-jin mengatakan pada hari Jumat bahwa 2,5 juta penduduk kota harus “menahan diri dari gerakan”. Pejabat Daegu juga telah memerintahkan sekolah dan pembibitan untuk menunda kelas seminggu untuk mencegah penyebaran virus.

“Kekhawatiran penularan lokal meningkat dengan lonjakan kasus yang dikonfirmasi di Daegu dan Gyeongsang Utara,” kata Moon, sambil mendesak masyarakat untuk mempercayai upaya pemerintah. (*) [HeloBorneo.com


#coronarovirus #coronavirus #viruscorona #VirusChina #2019nCoV #CoronaOutbreak #corona #virus #viruskorona #COVID19

Bagi artikel ini
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    5
    Shares