17 May, 2022

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Joe Biden Jamu Pemimpin ASEAN, Minta Ketegasan Soal Komitmen Pasifik

Presiden AS, Joe Biden jamu pemimpin ASEAN di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat. Ada beberapa hal penting yang akan dibicarakan dalam pertemuan itu. diantaranya, soal komitmen ASEAN terkait Komitmen Pasifik, atau Pacific Commitments.

___________________________________

joe biden jamu pemimpin asean
Presiden AS, Joe Biden jamu pemimpin ASEAN di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat. Ada beberapa hal penting yang akan dibicarakan dalam pertemuan itu. diantaranya, soal komitmen ASEAN terkait Komitmen Pasifik, atau Pacific Commitments. | HeloBorneo.com — Presiden Joe Biden berbicara tentang inflasi di South Court Auditorium di kompleks Gedung Putih di Washington, 10 Mei 2022. Biden menjamu para pemimpin dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara di Washington pada Kamis, 12 Mei. (Foto: AP Photo/Manuel Balce Ceneta, File)

 

WASHINGTON | Presiden Joe Biden menjamu para pemimpin dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, atau ASEAN di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat.

Sebagai catatan, saat ini pemerintah AS di bawah administrasi Joe Biden sedang berupaya keras untuk menunjukkan bahwa Amerika Serikat tidak kehilangan fokus di Pasifik bahkan ketika berhadapan dengan invasi Rusia ke Ukraina.

Sebagaimana dikutip dari AP, Kamis (12/5/2022), Joe Biden jamu pemimpin ASEAN, dan akan memulai pembicaraannya saat makan malam pada Kamis malam waktu setempat, dengan para pemimpin dari delapan negara ASEAN yang menghadiri pertemuan puncak dua hari itu.

Ini akan menjadi pertemuan pertama kelompok itu di Gedung Putih. Keesokan harinya, para pemimpin akan mengambil bagian dalam pembicaraan yang lebih formal di Departemen Luar Negeri pada hari Jumat (13/5/2022).

Joe Biden Jamu Pemimpin ASEAN, Minus 2 Negara Ini

Negara-negara ASEAN termasuk Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Singapura, Thailand dan Vietnam. Sayangnya, para pemimpin dari dua anggota ASEAN lainnya, Myanmar dan Filipina, diperkirakan tidak akan menghadiri KTT tersebut.

KTT khusus di Washington ini berlangsung sebelum Joe Biden berangkat pada minggu depan untuk kunjungan ke Korea Selatan dan Jepang.


joe biden jamu pemimpin asean
HeloBorneo.com — Gedung Putih. (Foto: history.com)

 

Perkuat Hubungan dengan Sekutu di Pasifik Minggu Depan

Kunjungan tersebut merupakan pertamanya ke Asia sebagai presiden. Pertemuan ini akan melangsungkan pembicaraan dengan para pemimpin Korsel dan Jepang, yang merupakan dua negara sekutunya di Pasifik.

Joe Biden juga akan bertemu selama perjalanan dengan para pemimpin dari aliansi strategis Indo-Pasifik dengan AS yang dikenal sebagai Quad: Australia, India dan Jepang.

Joe Biden telah berusaha untuk memberikan fokus yang lebih besar pada Quad dan meningkatkan hubungan dengan negara-negara Pasifik di awal masa kepresidenannya ketika ia melihat China yang sedang bangkit sebagai musuh keamanan ekonomi dan nasional yang paling mengancam bagi Amerika Serikat.

Biden, yang berjanji untuk menjadikan Pasifik sebagai titik fokus yang lebih besar dari kebijakan AS, telah melihat upayanya di “poros Asia” yang diperumit oleh pertempuran paling serius di Eropa sejak Perang Dunia II, yang telah menghabiskan banyak bandwidth kebijakan luar negerinya baru-baru ini.

Seorang penasihat kebijakan Gedung Putih Asia mengatakan pemerintah tetap berkomitmen untuk meningkatkan hubungan dengan negara-negara Asia Tenggara untuk mengatasi inisiatif iklim, ekonomi dan pendidikan.

“Ada perasaan bahwa dalam pemerintahan sebelumnya bahwa kami telah berangkat dengan kecepatan yang ditentukan untuk fokus pada Asia Timur atau di Indo-Pasifik dan kemudian menemukan diri kami dengan tantangan mendesak lainnya yang mungkin membuat (kami) sedikit menjauh,” ujar Kurt Campbell, koordinator untuk Urusan Indo-Pasifik di Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, pada Rabu (11/5/2022).

Kurt mengatakan, “Saya pikir ada perasaan mendalam bahwa itu tidak boleh terjadi lagi.”

Sebagai informasi, pemerintahan Biden mengutuk kudeta militer yang menyebabkan penggulingan Suu Kyi. Dia dinyatakan bersalah oleh pengadilan militer bulan lalu atas korupsi dan dijatuhi hukuman lima tahun penjara dalam kasus pertama dari beberapa kasus korupsi yang menimpanya. Suu Kyi telah membantah tuduhan tersebut.

dalam pertemuan Joe Biden jamu pemimpin ASEAN, juga diharapkan membahas situasi di Myanmar dengan para pemimpin ASEAN, serta membahas China dan invasi Rusia ke Ukraina.

Campbell mengatakan pemerintah mengharapkan pembicaraan pribadi akan “langsung, sopan, tapi mungkin sedikit tidak nyaman pada waktu-waktu tertentu” karena AS dan anggota ASEAN tidak berada di halaman yang sama dalam semua masalah.

Akan Bahas Kehadiran Rusia di G20

Joe Biden telah menyerukan agar Rusia tidak diundang dari KTT G-20 yang dijadwalkan November karena invasinya ke Ukraina. Anggota ASEAN Indonesia, yang memegang kepresidenan Kelompok 20 tahun ini, telah menolak seruan untuk menarik undangan Moskow.

Pada pertemuan puncak virtual dengan para pemimpin ASEAN tahun lalu, Biden mengatakan Washington akan memulai pembicaraan dengan negara-negara Pasifik tentang pengembangan kerangka ekonomi regional. Campbell mengatakan bahwa Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik akan dibahas selama KTT tahun ini, meskipun tidak jelas seberapa substantif pembicaraan itu.

Duta Besar Jepang untuk Washington, Tomita Koji, mengatakan di forum lain di Washington awal pekan ini bahwa kerangka kerja sama Pasifik tersebut dapat diluncurkan selama kunjungan Biden yang akan datang ke Jepang. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini