Sun. Sep 20th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Hasil Tes Uji Virus Corona Trump Negatif

2 min read
Tes Uji Virus Corona
Heloborneo.com – Pejabat negara Brasil, Fabio Wajngarten (mengintip di belakang Trump) dalam pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Jair Bolsonaro. Fabio dan Jair dinyatakan positif virus Corona. (Foto: bbc/epa)

WASHINGTON | Hasil tes uji virus Corona terhadap Presiden AS Donald Trump telah keluar. Donald Trump telah dites negatif untuk virus Corona, kata dokter Gedung Putih. “Malam ini saya menerima konfirmasi bahwa tes itu negatif,” kata Sean Conley dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (14/3/2020).

Trump menjalani tes uji virus corona beberapa hari setelah menjadi tuan rumah pertemuan di tempat resort miliknya di Florida dengan delegasi Brasil. Beberapa delegasi Brasil dalam pertemuan tersebut telah dinyatakan positif.

Fabio Wajngarten, seorang pembantu presiden Brasil, termasuk di antara mereka yang kemudian dikonfirmasi mengidap penyakit itu.

“Satu minggu setelah makan malam dengan delegasi Brasil di Mar-a-Lago, presiden tetap bebas gejala,” kata Conley, sebagaimana dilansir dari BBC, Minggu (15/3/2020).

Tidak Memiliki Gejala

Presiden Donald Trump saat ini berusia 73 tahun. Diketahui, Trump tidak melakukan isolasi diri setelah pertemuan itu. Ia pun mengatakan kepada publik bahwa dirinya tidak memiliki gejala.

Tetapi setelah rentetan pertanyaan lebih lanjut selama konferensi baru di Gedung Putih, dia mengatakan akan diuji.

“Saya telah melakukan kontak sehari-hari dengan CDC [Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit] dan Gugus Tugas Coronavirus Gedung Putih, dan kami mendorong penerapan semua praktik terbaik mereka untuk pengurangan pajanan dan mitigasi transmisi,” kata pernyataan Conley.

Pernyataan resmi dari pemerintah AS mengungkapkan, bahwa orang yang memiliki kontak dengan kasus yang dikonfirmasi harus tinggal di rumah selama 14 hari. AS memiliki lebih dari 2.700 kasus yang dikonfirmasi, dengan 54 kematian.

Sebelumnya pada hari Jumat (13/3/2020) lalu, Presiden Trump mengumumkan keadaan darurat nasional untuk mengeluarkan $ 50 miliar untuk memerangi penyebaran virus.

Efek Kunjungan di Mar-a-Lago 

Lalu, bagaimana dengan kunjungan Mar-a-Lago? Fabio Wajngarten, sekretaris pers untuk Presiden Brasil Jair Bolsonaro, memposting sebuah foto dirinya berdiri dekat dengan Trump. Beberapa hari kemudian, Pejabat Brasil itu dinyatakan positif beberapa hari setelah kunjungan itu.

Warga Brazil lainnya dalam rombongan Bolsonaro di Mar-a-Lago sejak itu dinyatakan positif termasuk pengacara Karina Kufa, Senator Nelsinho Trad dan duta besar Brasil untuk AS, Nestor Forster.

Walikota Miami Francis Suarez yang juga bertemu dengan Wajngarten selama perjalanannya di AS, mengumumkan pada hari Jumat (13/3/2020) bahwa ia telah terinfeksi.

Tak hanya dengan Donald Trump saja. Delegasi Brasil juga bertemu putri Trump, Ivanka Trump, menantunya Jared Kushner dan pengacara pribadinya Rudy Giuliani.

Sementara itu, Senator Republik Lindsey Graham, yang juga hadir di Mar-a-Lago, melakukan langkah antisipatif. Lindsey telah mengumumkan bahwa ia akan melakukan karantina sendiri “dengan sangat hati-hati”. (*) [HeloBorneo.com

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •