2 December, 2022

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Gawat! Aviv Kohavi Ungkap Kesiapan Israel Invasi Gaza dan Kota Lainnya di Palestina

Jenderal kenamaan Israel mengatakan bahwa kesiapan pasukan Israel invasi Gaza dan kota-kota lainnya di Palestina saat ini berada pada level tertinggi. Serangan tersebut, bila terjadi, diklaimnya akan berlangsung lebih efektif dan tepat sasaran ketimbang penyerangan terdahulu.

________________________________________

israel invasi gaza
Jenderal kenamaan Israel mengatakan bahwa kesiapan pasukan Israel invasi Gaza dan kota-kota lainnya di Palestina saat ini berada pada level tertinggi. Serangan tersebut, bila terjadi, diklaimnya akan berlangsung lebih efektif dan tepat sasaran ketimbang penyerangan terdahulu. | HeloBorneo.com — Kepala Staf Angkatan Darat Israel, Aviv Kohavi saat berada di Washington DC, pada 21 Juni 2021 lalu. (Foto: Watson/AFP/Getty Images)

 

TEL AVIV | Jenderal kenamaan Israel yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat Israel, Aviv Kohavi, telah mengklaim bahwa pasukannya siap untuk menyerang Gaza dan kota-kota Palestina lainnya.

Serangan tersebut, sebagaimana dilaporkan Arab48, menurutnya akan lebih efektif daripada apa yang terjadi di Jenin pada tahun 2002.

Sebelumnya dilaporkan bahwa klaim tersebut terlontar saat Aviv Kohavi berbicara pada peringatan 20 tahun invasi Jenin. Sebagai informasi, invasi Jenin yang juga dilakukan terhadap kota-kota di Tepi Barat lainnya dilakukan Israel pada tahun 2002 dalam upaya untuk menekan Intifada Kedua para pejuang Palestina.

Saat itu, upaya tentara Israel untuk menghentikan Intifada gagal meskipun pembantaian dan kejahatan perang dilakukan. Kemudian Perdana Menteri Israel, mendiang Ariel Sharon, kemudian memerintahkan pembangunan Tembok Pemisah ilegal.

Rencana Israel invasi Gaza bukan pepesan kosong

Aviv Kohavi mengatakan bahwa skenario yang dilakukan di Jenin pada tahun 2002, pemutusan komunikasi, air dan listrik ke kota, dapat diulangi di Gaza pada tahun 2022, “tetapi dengan cara yang lebih efektif,” tegasnya, sebagaimana dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (15/3/2022).

Lebih lanjut, Aviv Kohavi memaparkan keyakinannya terkait serangan tersebut akan berlangsung sukses dilaksanakan oleh para tentaranya.

“kemampuan tentara Israel untuk menduduki kota-kota Palestina dan mengelolanya memberi para pemimpin politik dan militer Israel, serta para komandan lapangan tentara Israel, kredibilitas yang luas yang dapat dijangkau oleh tentara di mana-mana,” jelasnya.

Sebagai catatan, invasi terakhir Israel ke Gaza adalah pada 2014. Serangan yang mendapatkan kecaman secara global itu menewaskan lebih dari 2.200 warga Palestina termasuk 551 anak-anak.

Sejak itu telah melakukan sejumlah serangan terhadap Jalur Gaza, yang terbaru adalah pada Mei 2021 ketika 254 warga Palestina terbunuh selama 11 hari. Tentara pendudukan secara teratur menembaki Gaza, menerbangkan drone pengintai di atas kepala dan merusak tanaman di daerah kantong yang terkepung. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini