1 October, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

AS Sebut Rusia Dalang Hoaks Konspirasi Penyebaran Virus Corona

2 min read
Konspirasi Penyebaran Virus Corona
HeloBorneocom – Akun-akun palsu dan anonim digunakan Rusia di Twitter, Facebook dan Instagram untuk menyebarkan pembicaraan dan konspirasi menuduh Amerika Serikat dibalik virus Corona, kata pejabat AS. (Foto: AFP)

NEW YORK | AS mengatakan pihak Rusia berada di balik kampanye hoaks konspirasi penyebaran virus Corona. Kampanye besar-besaran tentang virus tersebut mengatakan bahwa Amerika Serikat berada dibalik bencana kesehatan itu.

Dilansir dari straitstimes, Sabtu (22/2/2020), ribuan akun media sosial terkait Rusia telah meluncurkan upaya terkoordinasi. Upaya itu dalam rangka menyebarkan kekhawatiran tentang virus Corona. Upaya lainnya bertujuan mengganggu upaya global untuk memerangi epidemi. Demikian kata pejabat AS.

Kampanye terkoordinasi ini menyebarkan disinformasi atau hoaks. Akun-akun media sosial tersebut mempromosikan teori konspirasi yang tidak berdasar. Mereka mengatakan bahwa Amerika Serikat berada di belakang wabah Covid-19. Hal tersebut adalah upaya nyata untuk merusak citra AS di seluruh dunia dengan memanfaatkan masalah kesehatan.

Menggunakan Akun Palsu dan Anonim

Pejabat Departemen Luar Negeri yang bertugas memerangi disinformasi Rusia mengungkapkannya kepada AFP. Menurut temuannya, akun-akun palsu dan anonim digunakan di Twitter, Facebook dan Instagram.

Philip Reeker, Pejabat Asisten Sekretaris Negara untuk Eropa dan Eurasia, menyebutkan bahwa Rusia berniat mengadakan perselisihan. “Niat Rusia adalah menabur perselisihan dan melemahkan institusi dan aliansi AS dari dalam. Termasuk melalui kampanye fitnah dan pemaksaan informasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Philip Reeker mengatakan bahwa Rusia memilih cara itu untuk mengalihkan perhatian publik dari respons terhadap isu wabah tersebut. “Dengan menyebarkan disinformasi tentang virus Corona. Aktor jahat Rusia sekali lagi memilih untuk mengancam keselamatan publik. Mereka mengalihkan perhatian dari respons kesehatan global,” katanya.

Tudingan Perang Dagang

Klaim yang telah beredar dalam beberapa pekan terakhir termasuk tuduhan terhadap AS. Tuduhan bahwa virus itu adalah upaya AS untuk “mengobarkan perang ekonomi terhadap China”. Kampanye itu mengatakan bahwa virus Corona adalah senjata biologis yang diproduksi oleh CIA atau pihak barat untuk mendorong pesan anti China.

tokoh-tokoh asal Amerika Serikat juga tidak luput dri tuduhan itu. Pendiri Microsoft, Bill Gates, seorang dermawan yang telah menghabiskan miliaran dolar untuk program kesehatan global, juga telah dituduh terlibat dalam penyebaran virus itu.

Kampanye disinformasi atau hoaks ini diidentifikasi oleh pihak pengawas AS pada pertengahan Januari. Tak lama setelah pejabat China mengumumkan kematian ketiga dari korban virus Corona baru di pusat penyebarannya, kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. (*) [HeloBorneo.com


#coronarovirus #coronavirus #viruscorona #VirusChina #2019nCoV #CoronaOutbreak #corona #virus #viruskorona #COVID19

Bagi artikel ini
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares