25 October, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Arab Saudi: Vaksinasi COVID-19 Wajib Bagi Jamaah Haji 2021

Vaksinasi COVID-19 wajib bagi jamaah haji 2021 ini, demikian hal tersebut dimaklumatkan oleh Kerajaan Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah yang merupakan rukun Islam kelima bagi seluruh umat muslim sedunia itu.

_____________________________________________

vaksinasi covid-19, jamaah haji 2021
Vaksinasi COVID-19 wajib bagi jamaah haji 2021 ini, demikian hal tersebut dimaklumatkan oleh Kerajaan Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini. | HeloBorneo.com — Ilustrasi: Umat Muslim menjaga jarak sosial yang aman saat menunaikan sholat di sekeliling Kabah dalam pelaksanaan Umrah di Masjidil Haram, Mekah, setelah otoritas Saudi meringankan pembatasan jamaah akibat COVID-19, 1 November 2020. (Foto: Saudi Press Agency Pers/REUTERS)

 

RIYADH | Kerajaan Arab Saudi mengatakan bahwa vaksinasi COVID-19 diwajibkan untuk jamaah haji 2021. Keputusan itu diungkapkan oleh Kementerian kesehatan Arab Saudi.

Sebagaimana dilansir dari surat kabar Saudi Okaz, Senin (2/3/2021), melaporkan bahwa Arab Saudi membuat keputusan bahwa hanya mengizinkan masuk para jamaah haji 2021 yang telah mendapatkan vaksinasi COVID-19.

“Vaksin COVID-19 wajib bagi mereka yang ingin datang haji dan akan menjadi salah satu syarat utama (untuk menerima izin untuk datang),” demikian penjelasan dari surat edaran soal kewajiban vaksinasi COVID-19 bagi jamaah haji 2021yang ditandatangani oleh menteri kesehatan Kerajaan Arab Saudi.

Mewajibkan vaksinasi COVID-19 bagi jamaah haji 2021

Keputusan mewajibkan vaksinasi COVID-19 bagi jamaah haji 2021 ini diambil mengingat kerumunan jutaan jamaah haji dari seluruh dunia kemungkinan akan menjadi sarang penularan virus COVID-19. Di masa normal saja, tidak sedikit jamaah haji yang terpaksa dipulangkan ke negara mereka dengan penyakit pernafasan dan penyakit lainnya.

Terkait pelaksanaan ibadah haji tahun 2021 yang berlangsung di tengah pandemi ini, Arab Saudi akan menegakkan reputasinya sebagai perwalian atas situs-situs paling suci Islam di Mekah dan Madinah.

Sebelumnya pada tahun 2020, kerajaan Arab Saudi secara dramatis mengurangi jumlah jemaah haji menjadi sekitar 1000 orang di dalam negerinya saja sebagai respons untuk mencegah penyebaran virus corona. Tak hanya itu, Arab Saudi melarang umat Islam dari luar negeri untuk menghadiri ibadah haji, dan menjadi preseden pertama kalinya di zaman modern.

Ibadah Haji diwajibkan sekali seumur hidup untuk setiap Muslim yang mampu yang mampu. Ritual ibadah ini diketahui sebagai salah satu sumber pendapatan utama bagi pemerintah Saudi diluar pendapatan dari migas. (*) [HeloBorneo.com]

 

 

Bagi artikel ini
  • 12
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    12
    Shares