30 September, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Jokowi dan BG Sebut Sandiaga Uno Capres Potensial di 2024, Kode Keras?

4 min read
capres potensial di 2024
HeloBorneo.com – Sandiaga Salahuddin Uno saat hadir di acara seminar dan diskusi mengenai Kewirausahaan di Kerinci, Jambi. (Dok Tim Media Sandiaga Uno)

JAKARTA | Sepekan kemarin, sosok Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Sandiaga Salahuddin Uno menuai sorotan. Ini tak lepas dari pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Polisi Budi Gunawan yang menilai Sandi, sapaan akrab Sandiaga Salahuddin Uno, sebagai Capres potensial di 2024. Menurut keduanya, Sandi layak menjadi presiden.

Pernyataan Jokowi saat menghadiri acara pelantikan pengurus Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia periode 2020-2022 di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (15/1/2020). Jokowi menyapa seluruh eks ketua umum BPP Hipmi. Namun, dia mengaku hanya mengingat Sandiaga.

“Yang hafal hanya satu bapak Sandiaga Uno. Hati-hati 2024,” kata Jokowi disambut riuh teriakan para peserta.

Jokowi kemudian menyampaikan ulang pernyataan dari Ketua Dewan Pembina BPP Hipmi yang kini menjabat sebagai Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Kandidat pengganti Jokowi itu akan berasal dari kalangan BPP Hipmi. “Dan saya meyakini itu. Tapi saya tidak menyebutkan orangnya siapa, hanya tadi yang baru saja berdiri tadi,” kata Jokowi.

Diberi Umpan

Ditemui di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (17/1/2020), Jokowi menanggapi enteng saat ditanya alasan menyinggung Sandi. “Karena diberi umpan sama Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia). Itu saja,” ujarnya.

“Ada urut-urutan diberi umpan oleh Kepala BKPM kemudian saya teruskan. Itu saja,” lanjut Jokowi.

Saat ditanya apakah pernyataan itu menunjukkan dukungan kepada Sandiaga, eks Wali Kota Solo itu menjawab normatif. “Semua kita dukung tapi kan masih panjang, masih lama. Pilpres baru rampung,” ujar Jokowi.

Ditemui terpisah, Sandi buka suara perihal ‘kode’ keras yang disampaikan Jokowi. Sandi menanggapi santai kata-kata Jokowi. “Ya saya mungkin pak presiden guyon atau ingin membesarkan hati saya. Pak presiden orangnya baik,” katanya.

Ditanya tentang peluangya sebagai Capres potensial di 2024, Sandiaga Uno berkilah. Menurut Sandi, pilpres masih lama. Sekarang yang terpenting adalah menjaga persatuan dan kesatuan. “Proses politik sudah selesai. Saatnya persatuan. Kalau kita berjuang ada di tiap tarikan nafas jadi jangan pernah berhenti berjuang,” ujarnya.

BG Ungkap Hal Serupa

capres potensial di 2024
HeloBorneo.com – Kepala BIN Budi Gunawan (Liputan6.com/JohanTallo)

Kemudian pada Sabtu (18/1/2020), giliran BG yang melontarkan kode ‘2024’ kepada Sandi dalam acara pelantikan Pengurus Besar Esports periode 2020-2024. Dalam kesempatan itu, BG yang berstatus sebagai Kepala PB Esports menyapa Sandi yang turut hadir dalam perhelatan tersebut.

“Ini ada tamu khusus. Namun beliau juga sebagai dewan pembina. Yang sangat saya cintai dan saya banggakan. Syukur alhamdulillah berkenan bersedia menjadi dewan pembina PB Esports, bapak Sandiaga Salahuddin Uno. Kita curi start kampanye tidak masalah,” kata BG saat memberikan sambutan.

“Kalau bicara tentang Pak Sandi, siapa yang tidak tidak kenal, terutama kaum emak-emak, sebagai figur muda yang ganteng, kemudian agamis. Pak Sandi juga dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses dan leader generasi milenial yang sangat memahami tentang e-sport ini, tentang ekonomi digital. Karena itu, kami sangat membutuhkan kontribusi Pak Sandi,” lanjutnya.

Lebih lanjut, BG mengatakan, Jokowi sudah menyatakan Sandi memiliki peluang yang sangat kuat menjadi kepala negara. Bagi BG, hal itu bukanlah sesuatu yang mustahil.

“Kami sangat meyakini bahwa dengan dukungan kekuatan dari e-sport, kelompok milenial dan gen-Z akan bersatu untuk menangkan Pak Sandi. Kenapa memilih Pak Sandi, karena kita meyakini beliau mampu akan mewujudkan Indonesia yang semakin kuat ke depan. Kita doakan semoga apa yang kita ucapkan pada hari ini mendapat ridho dari Allah subhanahu wata’ala,” ujar BG.

Disebut Capres Potensial di 2024, Sandiaga Santai

Sebagaimana saat disapa Jokowi, Sandi santai kode ‘2024’ yang dilontarkan BG. Menurut Sandi, ada pesan tersendiri dari kode yang dilayangkan BG, sapaan akrab Budi Gunawan. “Ya tentunya saya menyikapinya ada pesan guyon, ada mungkin pesan penyemangat,” katanya di Jakarta, Sabtu (18/1/2020).

Analisa Pengamat

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi memiliki analisis khusus perihal kode ‘2024’ yang dilayangkan Jokowi dan BG. Menurut Burhanuddin, Sandi, sapaan akrab Sandiaga Salahuddin Uno, merupakan salah satu kandidat kuat calon presiden dalam pilpres mendatang.

Nama-nama lain adalah Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, dan mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.

“Di antara lima nama ini, Sandi dinilai figur muda yang lebih bisa diajak kerja sama oleh Jokowi dalam melanjutkan agenda pembangunan Jokowi. Dalam politik Jawa, statement Jokowi tentang Sandi dan Pilpres 2024 sarat majas politik pasemon Jawa yang mengindikasikan bahwa Sandi lebih dilirik Jokowi ketimbang Anies, AHY, atau Gatot, misalnya,” ujar Burhanuddin seperti dikutip detik.com, Minggu (19/1/2020).

“Saat yang sama, majas politik Jokowi tersebut juga mengirim pesan bahwa calon kuat 2024 bukan hanya Anies yang selama ini terkesan menguasai spotlight sendirian. Spotlight akan segera mengarah ke Sandi. Masalahnya, Sandi tidak punya jabatan publik saat ini. Ini menyulitkan Sandi untuk merawat momentum pasca ‘dukungan’ Jokowi dan BG terhadap dirinya untuk maju di 2024,” lanjutnya.

Indikasi Kuat

Lebih lanjut, Burhanuddin mengatakan ada beberapa indikasi kuat Sandi masuk dalam radar Jokowi untuk dipromosikan sebagai capres di 2024.

“Pertama, dalam sambutan acara HIPMI tersebut, Jokowi menyebut hanya satu nama dari kalangan HIPMI yang dia hapal, yakni Sandiaga. Kedua, Jokowi menyebut capres yang akan menggantikan dirinya itu yang baru saja berdiri ketika namanya disebut, dan itu menunjuk pada Sandi,” kata Burhanuddin.

“Ketiga, bukan suatu kebetulan pernyataan Jokowi lalu diikuti statement Kepala BIN yang dekat dengan Jokowi dan Mega bahwa Sandi bisa menjadi capres 2024,” lanjutnya. (*) [HeloBorneo.com]

———————–

Sumber: cnbc

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *