Sat. Sep 19th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Heboh Mitos Kediri, Adhie Massardi: Gus Dur Lengser Ulah Mega, Bukan Kediri

2 min read
Heboh Mitos Kediri
HeloBorneo.com – Almarhum Gus Dur atau KH Abdurrahman Wahid (net)

JAKARTA | Heboh Mitos Kediri menjadi buah bibir selama akhir pekan lalu. Terlebih ketika Presiden Joko Widodo dilarang mendatangi Kota Kediri oleh menterinya. Disebutkan, bahwa kunjungan ke kota tersebut akan berbuah pelengseran presiden. Suatu hal yang pernah dialami Gusdur setelah berkunjung ke Kediri.

Eks Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Adhie Massardi, mengakui di Indonesia ada daerah-daerah, yang dianggap tabu oleh para penguasa seperti di Kediri, Kudus, dan beberapa daerah lain. Itulah yang menyebabkan munculnya heboh mitos Kediri di masyarakat. Tapi dia membantah pernyataan Pramono Anung yang menyebut Gus Dur lengser akibat mengunjungi Kediri.

“Gus Dur itu tidak ada hubungannya dengan itu, lengsernya Gus Dur 100 persen karena persoalan politik,” kata Adhie saat dihubungi VIVAnews, Senin, 17 Februari 2020.

Adhie menyebut ada konflik antara Gus Dur dengan kalangan elite di Indonesia. Tidak terkecuali dengan wakilnya sendiri kala itu yaitu Megawati Soekarnoputri.

“Tetapi yang melengserkan Gus Dur ini adalah Megawati karena kalau Megawati tidak mendorong sidang istimewa untuk melengserkan Gus Dur, sidang istimewa itu tidak akan terjadi. PDIP saat itu jadi kekuatan terbanyak,” kata Adhie lagi.

“Faktanya yang menggantIkan Gus Dur adalah Megawati,” tegas Adhie.

Tak Ada Kaitan Dengan Kediri

Adhie mengaku persoalan politik pada saat Gus Dur menjadi presiden memang kompleks. Tapi, tegas dia lagi, tidak ada kaitannya dengan kunjungan ke Kediri.

“Pramono Anung boleh saja percaya terhadap mitos-mitos itu. Tetapi apabila hal itu dikaitkan dengan kejatuhan Gus Dur maka pernyataan itu bisa jadi manipulasi politik karena bukan itu persoalannya,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Rokhimin Dahuri, menilai pernyataan Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang menyebut Presiden Jokowi tidak ke Kediri karena takut dilengserkan, dalam konteks bercanda.

Pramono mengatakan dia termasuk yang menyarankan Jokowi tidak ke Pesantren Lirboyo Kediri. Hal itu dilakukannya Lantaran khawatir dilengserkan.

Berkaca pada Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, usai dari Kediri situasi di Jakarta langsung gonjang ganjing dan lengser. (*) [HeloBorneo.com

 

Bagi artikel ini
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares