17 August, 2022

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Eril Dinyatakan Meninggal Dunia, Keluarga: Berpulang ke Rahmatullah Karena Tenggelam

Eril dinyatakan meninggal dunia. Sejak musibah hilangnya putra sulung Ridwan Kamil pada 26 Mei 2022, pencarian belum juga membawa hasil. Otoritas Swiss pun telah mengubah status Eril.

_______________________________________

eril dinyatakan meninggal
Eril dinyatakan meninggal dunia. Sejak musibah hilangnya putra sulung Ridwan Kamil pada 26 Mei 2022, pencarian belum juga membawa hasil. Otoritas Swiss pun telah mengubah status Eril. | HeloBorneo.com — Ilustrasi: Emmeril Khan Mumtadz (alm.) dan Ridwan Kamil. (Foto: IG rkjabarjuara)

 

JAKARTA | Pencarian selama 7 hari tidak membuahkan hasil. Pihak orang tua Eril pun telah mengikhlaskan kepergian putra sulung mereka itu.

Hal ini disampaikan oleh pihak keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, bahwa Emmeril Kahn Mumtadz (Eril), anak Ridwan Kamil yang hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss, dinyatakan meninggal dunia karena tenggelam.

“Oleh karena itu, Kang Emil dan Teh Lia sudah menyampaikan, mereka ikhlas dan meyakini bahwa Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) sudah wafat, berpulang ke rahmatullah karena tenggelam,” ujar Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman, dalam konferensi pers di Gedung Pakuan, Bandung, Jumat (3/6/2022).

Eril Dinyatakan Meninggal, Tapi Pencarian Tetap Dilakukan Pihak Keluarga

Pihak keluarga, melalui adik Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman mengatakan, walau Eril dinyatakan meninggal, hal tersebut tidak akan menghentikan niat keluarga untuk bisa menemukan Eril. Pencarian terus dilakukan oleh otoritas Kota Bern, salah satunya dengan menerjunkan anjing pelacak.

“Polisi saat ini sudah bersiap untuk menerjunkan anjing pelacak yang punya kemampuan khusus untuk mengecap aroma di permukaan di mana ini hanya ada keahlian khusus,” kata Elpi dalam keterangan pers secara virtual, Jumat (3/6/2022).

Upaya KBRI Bern

Sebelumnya pada Kamis (2/6/2022), sebagaimana dikutip dari laman resmi KBRI Bern, pencarian Eril terus dilanjutkan dengan mengerahkan patroli darat, perahu, dan penerbangan drone.

Rencana untuk menerjunkan  tim penyelam tidak dapat dilanjutkan, mengingat arus Sungai Aare yang sangat deras membuat rencana tersebut tak dapat dijalankan.

Fokus pencarian Eril berada di area Marzili hingga pintu air Engehalde, serta patroli di area antara Schwellenmaetelli hingga Wohlensee.

Perubahan Status Eril

KBRI Bern juga memberikan informasi terkait perubahan status pencarian Eril. Sebelumnya, Eril berstatus orang hilang, atau missing person. Namun, otoritas Swiss mengubah status tersebut menjadi orang yang tenggelam, atau drowned person.

Perubahan status itu juga yang menjadi dasar MUI Jabar mengeluarkan seruan bagi umat muslim untuk melakukan shalat gaib, khusus untuk putra sulung Ridwan Kamil itu pada Jumat (3/6/2022).


eril dinyatakan meninggal
HeloBorneo.com — MUI Jabar merilis surat seruan untuk melaksanakan shalat gaib untuk Eril. (Foto: ist)

 

Sebagai informasi, MUI Jabar menyerukan shalat gaib setelah adanya pertemuan dengan pihak keluarga Ridwan Kamil, Kamis (2/6/2022) malam di Kantor MUI Jabar. Imbauan dikeluarkan melalui surat edaran yang ditandatangani Ketua MUI Jabar Rachmat Syafe’i dan Sekretaris Umum Rafani Achyar.

“Hal ini (perubahan status-Red) yang mengisyaratkan bahwa orang yang dicari dimungkinkan sudah meninggal dunia,” tulis surat edaran tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Eril dilaporkan hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss, pada Kamis (26/5/2022). Eril ditemani ibunya, Atalia, dan adiknya, berkunjung ke Swiss untuk mencari beasiswa S-2 bagi Eril. (*) [HeloBorneo.com]

 

Bagi artikel ini