Sat. Sep 19th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Layanan Jemput Bola Paspor, KJRI Kuching: Untungkan Pekerja Dan Perusahaan

2 min read
layanan jemput bola paspor
HeloBorneo.com – KJRI Kuching, melakukan pelayanan perpanjangan dan penggantian paspor bagi para pekerja Indonesia di Tradewinds Plantations Berhard Ladang Ladong, Simunjan, Sarawak. Malaysia, Minggu (16/2) (Slamet Ardiansyah)

KUCHING | KJRI Kuching gelar layanan jemput bola paspor. Pelayanan yang dilakukan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching ini dianggap sebagai terobosan yang memberikan keuntungan bagi para pekerja asal Indonesia dan juga perusahaan.

Kepala Perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuching, Yonni Triprayitno mengatakan jemput bola pelayanan pasport dan keluarga berencana di wilayah Sarawak, Malaysia, yang dilakukan Pemerintah Indonesia juga menguntungkan pihak tempatan.

Dilansir dari Antara, Yonni mengatakan bentuk pelayanan tersebut menjadi yang kedua kalinya untuk tahun 2020 ini. “Kami sendiri ini untuk yang kedua kali di tahun 2020 dalam pelayanan perpanjangan pasport bagi para PMI langsung ke ladang sawit. Dan kali ini selain pelayanan pasport juga dilakukan silahturahmi dan pelayanan pemasangan alat kontrasepsi KB MKJP dari BKKBN,” ujar Yonni Triprayitno di Simunjan, Sarawak, Minggu (16/2/2020).

Upaya Pemerintah RI Beri Keringanan Bagi PMI

Utuk kesempatan kali ini, pelaksanaan pelayanan perpanjangan paspor bertempat di Tradewinds Plantations Berhard Ladang Ladong, Simunjan. Staf Teknis KJRI Kuching, Ronni Fajar Purba, mengatakan bahwa KJRI Kuching melayani sekitar 15 orang pekerja Indonesia yang melakukan perpanjangan atau penggantian paspor.

Layanan KJRI Kuching jemput bola paspor ini adalah terobosan. Sebagai upaya Pemerintah RI dalam memberikan bantuan dan meringankan proses perpanjangan ataupun penggantian paspor. Diketahui, banyak Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan masa kerja mereka sudah lebih dari dua tahun. Dan juga kontrak kerjanya akan diperpanjang oleh pihak perusahaan sawit Malaysia. Upaya KJRI Kuching jemput bola paspor ini memungkinkan para PMI ini mendapatkan layanan penggantian paspor langsung di perusahaan tempat mereka bekerja.

Dijelaskannya, proses perpanjangan dan penggantian pasport di ladang ini cukup sederhana. Hanya pengambilan hasil wawancara data geometrik setiap pekerja yang ingin memperpanjang pasportnya.

“Sistem pembuatan pasport saat inikan online, maka percetakannya tetap kami lakukan di KJRI di Kuching. Disini hanya mengambil input data, sidik jari dan foto. Nanti setelah jadi, pihak perusahaan yang mengambil bukan pekerja itu sendiri. Jadi tidak mengganggu aktivitas kerja-kerja para PMI ini,” kata Ronni.

Ringan dan Hemat

Ia yakin, dengan pola jemput bola pelayanan perpanjangan pasport ini sangat meringankan para PMI dan dari segi biaya lebih hemat. Sebab para PMI ini tidak perlu mengeluarkan biaya untuk transportasi, makan bahkan menginap yang lumayan besar. Semua itu hanya untuk mengurus pasport ke Kuching dari tempatnya bekerja.

“Kegiatan pelayanan ini tentu sangat di dukung oleh perusahaan-perusahaan kebun kelapa sawit yang ada di Malaysia khususnya di Sarawak ini. Karena ini saling menguntungkan baik bagi para PMI maupun pihak perusahaan kebun. Dimana pekerja dapat terus berproduksi tanpa membuang-buang waktu hingga dua bahkan tiga hari meninggalkan pekerjaan hanya untuk mengurus perpanjangan atau penggantian pasport,” pungkas Ronni. (*) [HeloBorneo.com

Bagi artikel ini
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares