25 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

KJRI Kuching Jemput Bola Bantu Pemulangan PMI Asal Sambas, Ini Sebabnya

KJRI Kuching jemput bola dengan mendatangi Bintulu, Sarawak, serta membantu pemulangan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Sambas, Kalbar.

_____________________________________________

KJRI Kuching jemput bola
HeloBorneo.com — Jepri warga Sambas, Kalbar yang sakit parah di Bintulu itu kami pulangkan bersama deportasi 63 orang WNI/PMI-Bermasalah ke Indonesia melalui PLBN Entikong yang ada di Kabupaten Sanggau, Kalbar. (Foto: Istimewa/Antara)

 

PONTIANAK | Kepala Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching Yonny Tri Priyono mengatakan pihaknya telah membantu memulangkan seorang pekerja migran Indonesia (PMI) yang merupakan WNI warga Kabupaten Sambas, Kalbar, atas nama Jepri dari tempat kerjanya di Bintulu, Sarawak Malaysia karena sakit parah.

“Jepri kami pulangkan bersamaan dengan deportasi terhadap 63 orang WNI/PMI Bermasalah ke Indonesia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong yang ada di Kabupaten Sanggau, Kalbar,” kata Yonny Tri Priyono saat dihubungi di Kuching, Jumat (6/2/2021).

Bekerja sama dengan pihak berwenang, KJRI Kuching jemput bola datangi PMI

Dia menjelaskan, Jepri sebelumnya terkena gigitan seekor monyet pada saat sedang bekerja di Bintulu, Sarawak, dan beberapa hari harus menjalani perawatan di Rumah Sakit hingga mengalami sakit parah. Mendapati laporan perihal WNI itu, KJRI Kuching jemput bola dengan mendatanginya segera.

“Kemudian bekerja sama dengan pihak berwenang Malaysia yang bersangkutan kami jemput untuk dipulangkan,” katanya.

Namun sebelum pelaksanaan pemulangan, Jepri ini diistirahatkan lebih dulu di rumah perlindungan KJRI Kuching selama beberapa hari untuk perawatan jalan di salah satu rumah sakit di Kuching dan pengurusan dokumen perjalanan, jelasnya.

Yonny menambahkan, selain Jepri di hari yang sama KJRI Kuching juga melakukan pendampingan pemulangan deportasi 63 orang WNI/PMI bermasalah dari Depo Imigresen Semuja. Di antara mereka terdapat dua orang yang memerlukan perlakuan khusus dikarenakan sedang menderita stroke dan seorang ibu yang sedang mengandung.

KJRI Kuching jemput bola dan juga pendampingan saat pemulangan PMI. Saat pemulangan ujarnya lagi, seluruh WNI/PMI Bermasalah diterima langsung oleh Satgas Pemulangan WNI/PMI-B di PLBN Entikong Kalimantan Barat (Kalbar).

“Kegiatan pemulangan WNI Bermasalah melalui PLBN Tebedu-Entikong berjalan dengan lancar atas kerja sama dari KJRI Kuching, Imigresen Malaysia dan Satgas Pemulangan WNI/PMI-B Entikong,” katanya. (sumber: Antara) (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 77
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    77
    Shares