29 September, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Waspada! Gugus Tugas Sebut Penyebaran Covid-19 di Kaltim Masuki Periode Puncak

2 min read
HeloBorneo.com – Ilustrasi (Foto: freepik.com)

SAMARINDA | Penyebaran covid-19 di Kaltim belum berakhir. Bahkan, sudah saatnya meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, Gugus Tugas menyebutkan penyebaran covid-19 di Kaltim mulai memasuki periode puncak.

Sebagaimana diungkapkan oleh Andi M Ishak, Sabtu (2/5/2020).  Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Provinsi Kaltim ini mengatakan, saat ini Kaltim mulai memasuki periode puncak penyebaran covid-19.

Melalui konferensi pers virtual, Andi M Ishak mengingatkan, bahwa angka kasus positif covid-19 di Kaltim  bertambah sebanyak 18 orang pada Sabtu (2/5).

Rincian Terbaru Penyebaran Covid-19 di Kaltim

Dalam keterangannya, selain bertambah 18 kasus positif, Andi juga mengatakan bahwa terdapat penambahan 11 orang Pasien dalam Pengawasan (PDP).

“PDP yang bertambah masing-masing dari 2 kasus dari Kutai Timur (Kutim). 1 dari Kutai Barat (Kubar). 1 dari Samarinda. 3 dari Kutai Kartanegara (Kukar) dan 4 dari Balikpapan,” demikian rincian Andi.

Didominasi Klaster Gowa

penyebaran covid-19 di kaltim
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Suasana Peserta Ijtima Asia 2020 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3/2020) lalu. (ist)

Tambahan kasus positif covid-19 di Kaltim itu masih didominasi klaster Gowa. Andi mengatakan, kasus terbanyak berasal dari Kabupaten Kukar sejumlah 10 kasus. Sementara Samarinda menyusul dengan 6 kasus. Sedangkan, masing-masing satu kasus di Kabupaten Kutai Timur dan satu di Kabupaten Kutai Barat.

Tak hanya itu, Andi mengatakan bahwa terdapat 185 kasus masih menunggu hasil pemeriksaan swab dari BBLK (Balai Besar Laboratorium Kesehatan) Surabaya. “Masih menunggu dan semoga cepat diketahui hasilnya nanti,” katanya.

ODP Juga Bertambah

Sang juru bicara Gugus Tugas ini menyebutkan bahwa ada penambahan ODP covid-19 di Kaltim. Pertambahannya sejumlah 63 kasus, sementara jumlah total adalah sebanyak 8.032 orang. Terdapat sebanyak 6.771 kasus OPD telah selesai masa pemantauan, dan sejumlah 1.261 masih dalam masa pantauan.

Dia juga menyebutkan jumlah total kasus positif. Penyebaran covid-19 di Kaltim naik menjadi totalnya sebanyak 154 kasus. Sejumlah 140 kasus masih dalam perawatan. Kabar baiknya, 13 pasien sudah dinyatakan sembuh. Sisanya, satu orang positif meninggal dunia.

Kukar Teratas, Disusul Samarinda

Andi juga mengatakan, untuk kasus  positif covid-19 di Kaltim, Kabupaten Kukar menempati posisi puncak yang terkonfirmasi positif covid-19. Kota Samarinda menyusul di posisi kedua sebagai penyumbang kasus positif terbanyak, dengan jumlah 6 kasus positif. Padahal, sebelumnya Kota Balikpapan menempati posisi kedua.

Menurut Andi, dari 6 kasus positif di Samarinda, 5 diantaranya adalah hasil tracing klaster Gowa. Kelima orang yang menghadiri acara keagamaan itu semuanya laki-laki berusia 41, 42, 44, 48, 60 tahun. Hasil tes kelimanya dengan rapid test menunjukkan hasil reaktif. Sementara 1 orang sisanya adalah laki-laki 25 tahun pelaku perjalanan dari Surabaya. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares