1 October, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Upaya Jemput Wisatawan, Dinas Pariwisata Kaltim Buka Pusat Informasi di Bali

2 min read
HeloBorneo.com – Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda, menjadi gerbang wisata di Kaltim. (Foto: shutterstock)

| SAMARINDAProvinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berupaya untuk terus meningkatkan kegiatan pariwisata di daerahnya. Salah satunya adalah dengan memperkenalkan berbagai obyek budaya di provinsi Benua Etam  tersebut kepada para wisatawan, baik lokal maupun dari mancanegara.

Tentu saja, memperkenalkan budaya serta obyek wisata dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke wilayah ini.

Rencana tersebut bakal diwujudkan oleh Dinas Pariwsata (Dispar) Provinsi Kalimantan Timur. Rencanaya, Dispar Kaltim akan membuka Pusat Informasi Pariwisata Kaltim (PIPK) di Bali. Keberadaan PIPK di Bali ini sebagai salah satu upaya marketing (pemasaran) dari empat pilar yang akan dilaksanakan.

Keempat pilar tersebut yaitu pilar destinasi, industri, kelembagaan, dan pemasaran.

“Dalam tahun 2020 ini, kami akan membuat PIPK sebagai upaya atau menjemput Wisman maupun wisatawan nusantara (wisnus) yang berkunjung di Bali. Agar nantinya berkunjung ke daerah kita,” demikian ungkap Kepala Dispar Kaltim Sri Wahyuni di Samarinda, sebagaimana dilansir dari Antara, Rabu (8/1/2020).

Promosi Destinasi Eksotis

Kehadiran PIPK ini akan difokuskan dalam mempromosikan berbagai destinasi eksotis di Kalimantan Timur. Menurut Sri Wahyuni, berbagai destinasi eksotis dan menarik di Benua Etam ini tidak kalah indahnya bila dibandingkan dengan berbagai destinasi pariwisata lainnya, baik di Tanah Air maupun mancanegara.

HeloBorneo.com – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni (Foto: Dok Antaranews Kaltim)

Dalam penjelasannya, Sri Wahyuni mengatakan bahwa saat ini Kaltim sudah ada penerbangan sambungan (connecting flight) Denpasar-Samarinda dan Denpasar-Balikpapan. Hanya saja, destinasi wisata yang dimiliki Kaltim masih banyak belum diketahui para wisatawan. Nantinya, keberadaan PIPK di Bali tersebut dapat membantu memberikan informasi destinasi wisata Kaltim kepada para wisatawan, khususnya wisman. Harapannya, hal tersebut akan berimbas pada peningkatan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara di Kaltim.

Rencananya, akan ada pelaksanaan makan siang bersama (lunch gathering) antara Gubernur Kaltim dengan beberapa Konsulat Jenderal (Konjen) yang berada di Bali. Kegiatan tersebut guna memperkuat aspek pemasaran ataupun promosi pariwisata Kaltim pada tahun 2020 ini.

Mengundang Investor Bidang Pariwisata

Lebih lanjut, Sri Wahyuni juga mengungkap rencana lainnya terkait pengembangan pariwisata di Kaltim, yaitu mengundang investor bidang pariwisata. Termasuk membuat kajian model untuk salah satu kawasan strategis pariwisata. Hal tersebut akan difasilitasi Kementerian Pariwisata. Para pelaku usaha pariwisata akan diundang oleh Gubernur Kaltim untuk melihat potensi mereka dalam berinvestasi pariwisata di Kaltim. (*) [HeloBorneo.com]

 

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *