14 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Tol Balikpapan-Samarinda Dapat Dorong Ekonomi Kaltim Sebesar 7%

Tol Balikpapan-Samarinda, atau Tol Balsam, yang merupakan tol pertama di Pulau Kalimantan diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kaltim sebesar 7%.

_____________________________________________

Tol Balikpapan-Samarinda, Tol Balsam
Tol Balikpapan-Samarinda, atau Tol Balsam, yang merupakan tol pertama di Pulau Kalimantan diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kaltim sebesar 7%. | HeloBorneo.com — Ilustrasi: Tol Balikpapan-Samarinda.

 

SAMARINDA | Keberadaan Tol Balikpapan-Samarinda yang merupakan tol kebanggaan masyarakat Kaltim itu disebut mampu mendongkrak ekonomi masyarakat di wilayah setempat hingga tujuh persen.

Demikian hal tersebut diungkapkan oleh pengamat ekonomi dari Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Sofyan Effendi.

“Saya meyakini dengan adanya jalan tol Balsam yang sebelumnya ekonomi berada di kisaran tiga hingga lima persen bakal mengalami pergerakan naik, prediksi saya lima persen bahkan bisa tembus tujuh persen” ujarnya di Samarinda, Rabu (3/6/2021).

Tol Balikpapan-Samarinda mendorong pembukaan lapangan kerja baru

Dikatakannya, bila pertumbuhan ekonomi sebesar lima hingga tujuh persen dapat tercapai, maka akan memberikan dampak positif, yaitu membuka peluang terciptanya lapangan pekerjaan baru di Kaltim.


Tol Balikpapan-Samarinda, Tol Balsam, Kaltim
HeloBorneo.com — Ilustrasi.

 

Pengamat ekonomi yang merupakan dosen di Universitas Mulawarwan tersebut lebih lanjut mengatakan, bahwa dirinya yakin apabila nantinya lapangan pekerjaan terbuka, maka akan mendorong perbaikan pendapatan per kapita masyarakat menjadi lebih baik.

Efek lanjutan dari peningkatan pendapatan per kapita masyarakat itu, yaitu terciptanya daya beli masyarakat lebih tinggi dan tingkat kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur bakal mendekati kesejahteraan.

Pendapat pihak Jasa Marga

Di tempat terpisah, Hadi Susanto selaku Direktur Teknik dan Operasi PT Jasamarga Balikpapan Samarinda,  mengatakan bahwa keberadaan jalan tol yang menghubungkan dua kota besar di Kaltim ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur.

Saat ini, lanjut Hadi, keberadaan jalan Tol Balsam ini telah dirasakan dampaknya bagi masyarakat. Yaitu berupa efisiensi waktu tempuh perjalanan.

_____________________________________________

Berita lainnya terkait Tol Balikpapan-Samarinda:

_____________________________________________

 

Sebelum tol dibangun, perjalanan dari Balikpapan ke Samarinda atau sebaliknya menggunakan jalan arteri ditempuh dalam waktu 3 jam. Namun dengan adanya tol Balsam perjalanan menjadi kurang dari 2 jam.

Tak hanya itu, pelaku UMKM di kawasan Citra Niaga Samarinda mengaku omzet penjualannya mengalami kenaikan dengan adanya jalan Tol Balikpapan-Samarinda ini. Tak tanggung-tanggung, bahkan ada UMKM yang mengalami kenaikan omzet hingga 60 persen di tengah kondisi pandemi COVID-19.

“Jalan tol ini diharapkan menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi UMKM karena di kanan kiri pintu tol dapat menjadi peluang bisnis pengusaha kecil dan menengah” harapnya, sebagaimana dikutip dari Antara.

Sebagai informasi, jalan tol ini merupakan jalan tol pertama di Pulau Kalimantan. Tol ini digagas pada tahun 2010, konstruksi 2017, dan dioperasikan awal Januari 2020.

Berdasarkan perencanaan, Jalan Tol Balsam akan memiliki panjang 99 KM. Namun, saat ini yang beroperasi baru sepanjang 66 KM di Seksi 2, 3 dan 4. Sisanya sepanjang 33 km masih dalam tahapan penyelesaian di seksi 1 dan 5. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 42
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    42
    Shares