25 February, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Tanggap Darurat Banjir Kalsel, Muhammadiyah Paser Salurkan Bantuan pada Korban

3 min read
tanggap darurat banjir kalsel
HeloBorneo.com – Muhammadiyah Kabupaten Paser bersiap salurkan bantuan untuk korban bencana banjir di Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan. (Foto: Tribunkaltim.co/Syaifullah Ibrahim)

PASER | Muhammadiyah Paser menyalurkan bantuan terkait tanggap darurat banjir Kalsel yang cukup parah pada awal tahun 2021 ini.

Dewan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Paser mengirim bantuan sembako dan bantuan dana untuk korban bencana Banjir sebagai bentuk solidaritas terhadap tanggap darurat banjir Kalsel, Rabu (20/1/2021).

Pelepasan relawan tanggap darurat banjir Kalsel yang berangkat ke Provinsi Kalimantan Selatan pada Rabu (20/1/2021) ini dilakukan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Paser, H. Suhrawardi dan pimpinan Aisyiyah setempat.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Paser, M. Syarif menjelaskan, bantuan tersebut diperuntukkan korban banjir di Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Koordinasi untuk salurkan bantuan tanggap darurat banjir Kalsel

“Setelah koordinasi dengan Muhammadiyah Kalsel, bantuan diarahkan ke Hantakan sebab daerah sana yang saat ini membutuhkan bantuan,” jelas Syarif sebagaimana dilansir dari TribunKaltim.co.

Bantuan yang disalurkan terdiri dari 115 kilogram sembako, 32 kardus mie instan, 40 kardus air mineral, 6 liter minyak goreng, dan sejumlah paket makanan lainnya.

M. Syarif lebih lanjut menjelaskan bahwa jumlah donasi yang berhasil dikumpulkan untuk disalurkan kepada para korban tanggap darurat banjir kalsel itu mencapai  lebih dari 37 juta Rupiah.

Dirinya juga menjelaskan bahwa Muhammadiyah Paser mengerahkan 15 relawan ke lokasi bencana bersaam dengan penyaluran bantuan tersebut. Nantinya, para relawan itu akan bergabung dengan relawan lainnya yang sudah berada di Kalsel.

“Nantinya relawan akan bergabung dengan relawan Muhammadiyah Kalsel di lokasi bencana selama 5 hari di dapur umum,” tandasnya.

Syarif menambahkan, pihaknya fokus menggalang bantuan untuk korban bencana Banjir di Kalimantan Selatan bersama Muhammadiyah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Penggalangan dana untuk korban gempa Mamuju dan Majene

Terkait penggalangan dana korban gempa Mamuju dan Majene di Sulawesi Selatan, lanjut dia, sudah dilakukan Muhammadiyah Balikpapan dan Samarinda.

“Kita dibagi, untuk wilayah Paser dan Penajam, fokus mengirimkan bantuan ke Kalsel, sementara untuk korban gempa di Sulawesi Barat, dilakukan Muhammadiyah Balikpapan dan Samarinda,” ungkap Syarif.

Menurutnya, bantuan ini merupakan kali pertama yang dilakukan Muhammadiyah Paser meski tidak menutup kemungkinan akan ada bantuan susulan.

“Kalau kemungkinan animo masih tinggi yang membutuhkan, nanti kita siapkan kembali sembari menunggu data dari sana,” tutupnya.

DPRD Paser minta Pemkab salurkan bantuan secepatnya

Berita sebelumnya. Beberapa minggu terakhir berbagai bencana melanda beberapa wilayah yang ada di Indonesia utamanya daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Senin (18/1/2021).

Banjir besar beberapa hari terakhir melanda Kalimantan Selatan, dimana banyaknya warga yang kehilangan tempat tinggalnya dan tentunya aktifitas masyarakat lumpuh.

Dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, korban meninggal akibat banjir di 10 kabupaten/Kota di Kalsel sebanyak 15 orang dan 39.549 warga mengungsi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Paser (DPRD Paser), Hendra Wahyudi, mengungkapkan turut prihatin.

Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Selatan ini. “Tentunya kami dari DPRD Paser turut prihatin dan berduka cita atas musibah banjir yang dialami oleh saudara-saudara kita yang ada di Kalimantan Selatan,” ucapanya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler kepada TribunKaltim.co.

Hendra Wahyudi menambahkan, secara pribadi dari DPRD Paser sudah memberikan bantuan untuk korban bencana yang ada di Kalimantan Selatan melalui komunitas-komunitas di wilayah Kabupaten Paser, Kaltim.

“Kami kalau secara pribadi sudah memberikan bantuan melalui komunitas yang ada di Paser, kalau untuk bantuan yang memang langsung di handle dari DPRD Paser akan coba koordinasikan secepatnya,” jelasnya.

Sebagai wujud nyata rasa persaudaraan yang masih satu rumpun, Ia berharap, agar Pemerintah Daerah segera menyalurkan bantuan untuk daerah terdampak banjir di Kalimantan Selatan.

Sejauh ini, DPRD Paser mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh masyarakat khususnya dari komunitas dalam menyerukan aksi-aksi sosial.

“Kami dari DPRD Paser mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh masyarakat maupun dari komunitas-komunitas yang dengan sigap mengambil langkah melakukan aksi-aksi sosial dalam membantu korban bencana yang ada di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Belajar dari banjir di Kalsel, DPRD Paser ingatkan soal mitigasi bencana

Lebih lanjut, Ketua DPRD Paser mengingatkan kepada masyarakat agar mengambil pembelajaran atas peristiwa bencana alam yang terjadi.

Dengan demikian, Ketua DPRD Paser menghimbau agar pihak Pemerintah Kabupaten dapat segera melakukan mitigasi bencana, sebagai upaya dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam.

Menurutnya, dengan adanya mitigasi bencana, dapat meminimalisir dan memperkecil resiko yang ditimbulkan.

Program mitigasi bencana dapat dilakukan melalui pembangunan secara fisik maupun peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. (Sumber: Tribun) (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares