20 November, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Resmi! Hashim Djojohadikusumo Buka Pusat Suaka Orangutan di Penajam Paser Utara

2 min read
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Orangutan adalah spesies yang hanya ditemukan di Pulau Kalimantan serta Sumatera. (Foto: EPA)

HeloBorneo.com – PENAJAM PASER UTARA | Orangutan sebagai satwa liar dan langka khas Indonesia, khususnya Kalimantan butuh perlindungan agar tetap terjaga dan tidak menjadi spesies yang punah dari muka Bumi. Untuk itu dibutuhkan sebuah tempat suaka tempat orangutan dapat menikmati hidup di alam liar tanpa gangguan manusia.

Hal tersebut yang menggerakkan Hashim S Djojohadikusumo, adik dari Prabowo Subianto, untuk lebih aktif memberikan perlindungan bagi orangutan dan habitat tempat tinggal spesies tersebut. Pada Selasa (3/12/2019) bertempat di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Hashim meresmikan Pusat Suaka Orangutan (PSO) ARSARI.

Pusat Suaka Orangutan (PSO) ARSARI telah dirintis sejak 2016. Perjuangannya memberi perlindungan bagi orangutan lantas kian diperkuat melalui perjanjian kerja sama pada 15 Maret 2019. Perjanjian antara Yayasan ARSARI Djojohadikusumo (YAD) dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Kalimantan Timur ini membuka kesempatan untuk mewujudkan sebiah habitat bagi orangutan.

Sebagaimana rilis pers yang diterima HeloBorneo.com pada Selasa (3/12), Hashim mengatakan bahwa pendirian PSO ARSARI didedikasikan bagi terpeliharanya kehidupan orangutan dalam habitatnya.

Selain itu, juga untuk menyelamatkan spesies tersebut dari kepunahan akibat polusi dan desakan perkembangan komunitas manusia yang terus mendesak habitat alam liar.

“Ini adalah untuk menjawab kebutuhan suaka bagi Orangutan yang sudah tua dan bertahun-tahun berada dalam kandang karena dipelihara manusia secara tidak legal, disita dari perdagangan satwa ilegal sejak bayi, alasan kesehatan, dan kondisi lain yang tidak memungkinkan dilepasliarkan ke alam,” demikian ujar pengusaha yang juga Ketua YAD ini.

Cita-cita Hashim

HeloBorneo.com – Hashim S Djojohadikusumo meresmikan Pusat Suaka Orangutan (PSO) ARSARI. (ist)

Keberadaan PSO ARSARI turut membantu Hashim mewujudkan cita-cita agar orangutan yang berhasil diselamatkan dalam hidup di tempat tersebut dengan menikmati hidup bahagia, terhindar dari siksaan dan belenggu oknum tak bertanggung jawab.

“Kami ingin memastikan mereka bahagia di hari tuanya, tidak terkurung dalam kandang sampai akhir hidupnya,” ujarnya.

Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

Upaya Hashim melestarikan habitat orangutan pun mendapatkan apresiasi dari pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Pada 22 Oktober 2019 lalu, KLHK memberikan anugerah penghargaan “Pejuang Pelestari Satwa Liar” kepada Hashim Djojohadikusumo Hashim yang juga CEO PT. ITCI KU tersebut atas dorongannya membangun pusat penyelamatan dan rehabilitasi satwa liar kebanggaan Indonesia. (HB)

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *