Sun. Aug 9th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Rahmad Mas’ud-Thohari Aziz Jadi Calon Tunggal Pilkada Balikpapan 2020

2 min read
Rahmad Mas'ud
HeloBorneo.com – Pasangan Rahmad Mas’ud dan Thohari Aziz. (novi abdi/Antara)

BALIKPAPAN | Pasangan calon (paslon) Rahmad Mas’ud-Thohari Aziz menjadi calon tunggal di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Balikpapan akhir tahun 2020 ini.

Kepastian soal bakal calon Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud berpasangan dengan Thohari Aziz dari PDIP berdasarkan rekomendasi yang telah diputuskan oleh DPP Partai Golkar.

Rahmat Mas’ud, yang saat ini menjabat Wakil Wali Kota Balikpapan, serta baru saja terpilih kembali sebagai Ketua Golkar Balikpapan melalui Musda DPD pun menyatakan sikapnya soal rekomendasi dari partai. “Wajib mengikuti garis partai,” tegasnya, di Balikpapan, Minggu (26/7/2020).

Perihal kepastian pasangan Rahmad Mas’ud-Thohari Aziz itu pun telah disampaikan oleh Ketua DPD I Partai Golkar Kaltim Rudi Mas’ud. Sosok yang kerap dipanggil HARUM ini menyatakan Golkar telah memberikan rekomendasi kepada pasangan tersebut.

Rekomendasi tersebut akan segera didaftarkan ke KPU untuk mengikuti Pilkada 2020. ”Insya Allah tidak ada halangan. Pasangan itu yang akan dihantarkan ke KPU untuk mendaftar ikut Pilkada 9 Desember,” jelas Rudi.

Rahmad Mas’ud Cukup Populer

Sosok pengusaha muda ini sebelumnya telah banyak disebutkan akan maju Pilkada Balikpapan 2020. Bahkan, masyarakat pun mulai mencoba mencocokkannya dengan sejumlah nama lain yang juga diusung sejumlah partai.

Saat penjaringan Partai Golkar untuk mencari bakal calon wali kota pendamping Rahmad Mas’ud, setidaknya ada 3 nama dari non partai yang muncul. Sementara, dari parpol muncul nama Thohari Aziz dari PDIP dan Ahmad Basir dari Partai Nasdem.

Golkar Ajak Parpol Lain

Untuk dapat mengusung paslon, parpol harus memenuhi syarat minimal 9 kursi. Partai Golkar dengan raihan memiliki 12 kursi di DPRD Balikpapan mampu mengusung Rahmad Mas’ud tanpa koalisi parpol. Namun demikian,  Partai Golkar Balikpapan mengajak partai lain untuk berkoalisi mendukung politisi Golkar ini.

Mendapatkan ajakan tersebut, parpol lain pun tidak menampik. Tercatat, saat ini Rahmad Mas’ud sudah mampu memperoleh dukungan koalisi sebanyak 39 kursi. Hanya 3 kursi milik Nasdem yang tidak bergabung dalam koalisi. Alhasil, kemungkinan besar Pilkada Balikpapan hanya diikuti oleh satu paslon saja karena kursi Nasdem dibawah syarat minimal.

Bisa Dilaksanakan

Terkait fenomena ini, pihak KPU melalui Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha mengatakan bahwa Pilkada masih tetap dapat dilaksanakan walaupun hanya diikuti satu pasangan calon saja.

“Kalau ada satu pasangan saja, Pilkada masih tetap bisa dilangsungkan. Pasangan yang ikut harus memenangi 50 persen suara sah plus satu minimal untuk bisa ditetapkan sebagai pemenang,” ungkap Noor Thoha. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares