Mon. Sep 21st, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Langkah Mahulu Pertahankan Zona Hijau Covid-19, Tiga Pintu Perbatasan Dijaga Ketat

2 min read
Mahulu Pertahankan Zona Hijau Covid-19
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Kampung Ujoh Bilang, Ibu Kota Kabupaten Mahakam Ulu. (Foto: beritamahulu/drone)

LONG HUBUNG | Tidak main-main langkah Mahulu pertahankan zona hijau covid-19, yang artinya bebas dari  virus corona itu. Demi menjaganya tetap bebas Coronavirus Disease 2019 (covid-19), Pemkab Mahaka Ulu perketat perbatasan wilayahnya.

Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu), Kalimantan Timur (Kaltim), tidak mau main-main. Dengan tegas, Pemkab Mahulu  tetap memperketat tiga pintu masuk di kawasan yang berbatasan dengan kabupaten dan provinsi tetangga. Ini demi mempertahankan daerah ini selalu berada di zona hijau, alias bebas covid-19.

Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh di Long Hubung meminta para petugas tetap memperketat penjagaan perbatasan wilayahnya. Ia bertekad Mahulu pertahankan zona hijau covid-19.

“Sejauh ini Kabupaten Mahulu masih aman karena berada di zona hijau, maka kami minta semua petugas yang berjaga di pintu gerbang kabupaten tetap siaga dalam upaya mencegah masuknya COVID-19,” ujarnya, Rabu (27/5/2020).

Mahulu Pertahankan Zona Hijau Covid-19

Ada tiga pintu masuk Mahulu yang penjagaannya diperketat.

Pertama yaitu satu posko yang berada di jalur darat. Letaknya pada Kampung Mamahak Teboq, Kecamatan Long Hubung. Posko ini adalah perbatasan dengan Kabupaten Kutai Barat.

Sejak Maret lalu, di kawasan ini telah dibentuk Posko Pengawasan dan Pengendalian Kesehatan (Wasdalkes) Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19. Di posko ini, para petugas gabungan menjalankan protokol kesehatan dengan perlengkapan memadai.

Kedua, adalah posko yang juga masih berada di Kampung Mamahak Teboq. Namun, posko ini berada di jalur sungai, karena akses favorit untuk menuju Mahulu masih menggunakan jalur Sungai Mahakam. Pasalnya, kondisi jalan darat dan jembatan masih cukup sulit untuk dilalui.

Ketiga, adalah Posko Wasdalkes covid-19. Letaknya berada di KM 122. Posko ini berada di kawasan yang berbatasan dengan Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara). dengan pemberlakuan yang sama, yakni sistem buka tutup per satu minggu banding dua minggu (satu minggu buka, dua minggu tutup).

Sama dengan di dua Posko Wasdalkes yang lain, di Posko jalur darat yang berbatasan dengan Malinau ini pun petugasnya merupakan gabungan dari berbagai elemen seperti Dishub, Satpol PPP, TNI, Polri, Dinas Kesehatan, dan relawan.

Instruksi Bupati

Pengetatan di semua pintu masuk ini berdasarkan pada Instruksi Bupati Mahulu Nomor 2 tahun 2020 tentang Pengaturan Akses ke Wilayah Kabupaten Mahulu, dalam rangka pengendalian dan penyebaran wabah covid-19. Meski demikian, untuk kendaraan darat maupun sungai yang membawa logistik atau bahan kebutuhan pokok masyarakat tetap bisa masuk seperti biasa. Namun harus melalui protokol pencegahan covid-19.

Sebelumnya, saat menghadiri rapat koordinasi terkait percepatan penanganan sekaligus mengurangi Dampak Pandemi covid-19, bupati juga mengingatkan kepada petugas tetap memperketat penjagaan di perbatasan agar akses ke luar masuk orang dan barang lebih terkontrol.

“Sistem buka tutup sementara ini diberlakukan secara bergiliran sesuai dengan protokol pencegahan virus corona, dengan ketentuan masa buka satu minggu dan masa tutup dua minggu, terhitung sejak tanggal 18 Mei 2020 sampai dengan 26 Juli 2020,” pungkas sang bupati. (*) [HeloBorneo.com]

 

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •