1 October, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

“Kulonuwun” Bangun IKN Baru, Jokowi Temui Tokoh Adat Kaltim

2 min read
Kaltim
HeloBorneo.com – Presiden Joko Widodo bertemu dengan para tokoh adat di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019). Jokowi menyampaikan permisi (kulonuwun) di hadapan para tokoh adat Kaltim terkait perpindahan ibu kota negara (IKN) ke wilayah di provinsi tersebut. (Foto: ANTARA/Desca Lidya Natalia)

BALIKPAPAN | Pada kunjungan ke Bumi Etam hari ini, Selasa (17/12) Presiden Jokowi menemui para tokoh adat Kaltim. Salah satu tujuan pertemuan itu yaitu untuk permisi atau “kulonuwun”.

Sebagai orang bersuku Jawa, Jokowi memang terkenal memegang adat Jawa tersebut. Kulonuwun adalah ungkapan yang biasa dipakai oleh masyarakat suku Jawa jika akan mendatangi suatu tempat. Ungkapan ini adalah bentuk permohonan izin atau permisi kepada si “empunya” alias pemilik tempat tersebut.

Dengan kulonuwun itu, Presiden Jokowi menyampaikan permisi di hadapan para tokoh adat Kaltim terkait perpindahan ibu kota negara (IKN) ke wilayah di provinsi tersebut. Medio Agustus lalu, pemerintah telah bulat memutuskan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta.  Wilayah yang menjadi IKN baru ini terletak di sebagian wilayah Kukar (Kutai Kartanegara) dan PPU (Penajam Paser Utara).

Pemindahan IKN Harus Diiringi Transformasi Budaya Kerja

Selain untuk kulonuwun, Jokowi bertemu para tokoh masyarakat dan tokoh adat Kaltim untuk membahas pemindahan ibu kota ke dua kabupaten di provinsi tersebut.

Jokowi mengungkapkan bahwa pemindahan ini tidak sekedar memindahkan IKN dari Jakarta ke Kaltim. Tapi juga harus diiringi transformasi budaya kerja yang lebih baik. “Ada sebuah transformasi pindahnya budaya kerja kita, pindahnya pola pikir kita. Ini bukan hanya memindakan lokasi,” ungkap Presiden Joko Widodo sebagaimana dilansir dari Antara.

Pertemuan dengan para tokoh Kaltim tersebut berlangsung selama 30 menit. Jokowi bertemu dengan sekitar 30 orang tokoh Kaltim. Menurut rencana, rangkaian kunjungan kerja Presiden RI ini akan berlangsung selama dua hari, yaitu hari Selasa dan Rabu (18/12). (#)

[HeloBorneo.com]

 

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *