Thu. Aug 13th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

KPK Gelar OTT, Bupati Kutim Ismunandar Ditangkap

2 min read
kpk gelar ott
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

JAKARTA | KPK Gelar OTT dan kembali meringkus pelaku korupsi. Upaya pemberantasan kejahatan korupsi terus dilakukan. Pandemi corona yang tengah berlangsung pun tidak menjadi halangan KPK menjalankan tugasnya itu.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Timur (Kaltim) pada Kamis (2/7/2020). Hasil gelar OTT itu, KPK menangkap Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar karena terkait kasus pidana korupsi.

Dalam operasi penangkapan itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan sejumlah uang dan buku rekening bank dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, Ismunandar, pada Kamis (2/7) malam.

Petinggi Daerah di Wilayah Kaltim

Awalnya, berita KPK gelar OTT di Kaltim tidak menyebutkan nama, walaupun kegiatan penangkapan itu dibenarkan oleh pihak KPK. “Ya, KPK melakukan OTT terhadap beberapa orang yang diduga sebagai pelaku pidana korupsi,” ujar Ali Fikri, Plt Jubir KPK.

Ali Fikri mengatakan bahwa salah satu pelaku merupakan kepala daerah di Kalimantan Timur. Namun, Ali masih belum memberikan keterangan merinci mengenai kasus, siapa saja yang ditangkap, hingga barang bukti yang disita. “Mengenai siapa saja dan barang bukti, kami masih belum bisa sampaikan,” ucap dia.

Salah satu alasan belum mengungkapkan nama pejabat itu, karena hingga kini penyidik masih bekerja di lokasi. “Deputi penindakan dan anggota masih kerja,” katanya.

KPK Gelar OTT di Jakarta

KPK gelar OTT
HeloBorneo.com – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar bersama istrinya, Encek UR Firgasih Ketua DPRD Kutim. (Foto: ist)

Kendati demikian, akhirnya diketahui bahwa salah satu yang ditangkap KPK adalah Bupati Kutai Timur (Kutim), Ismunandar. Orang nomor satu di Kutim itu ditangkap bersama barang bukti berupa uang dan buku rekening bank. “(Diamankan) sejumlah uang dan beberapa buku rekening bank,” ujar Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam keterangan pers kepada wartawan, Jumat (3/7/2020) pagi.

Nawawi Pomolango mengatakan belum mengetahui jumlah uang yang diamankan saat KPK gelar OTT dan menangkap orang penting Kutim itu. Dia menyebutkan bahwa Ismunandar terjaring operasi tangkap tangan (OTT) bersama sang istri beserta seorang kepala Bappeda di sebuah hotel di Jakarta.

“Semalam kita amankan sang bupati beserta istrinya dan seorang kepala Bappeda dari sebuah hotel di Jakarta,” jelasnya.

Politikus Nasdem Kutim 

Diketahui, Ismunandar memiliki posisi penting di Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Kabupaten Kutai Timur. Selain itu, politikus Nasdem ini adalah bupati periode kedua. Sementara istrinya, Encek Unguria Riarinda Firgasih menjadi ketua DPRD Kabupaten Kutim periode 2019-2024. Encek Unguria merupakan ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kutai Timur.

KPK Segel Rumah

Selain gerak cepat KPK gelar OTT dengan melakukan penangkapan di Jakarta, KPK juga segera menyegel rumah Ismunandar serta Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutai Timur. Diketahui, rumah Ismunandar dan Kantor BPKAD berlokasi di kawasan Pemerintah Bukit Pelangi, Sangatta, Kutim.

Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran penyegelan rumah Ismunandar dan kantor BPKAD, Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi mengaku tidak mengetahui perihal itu, karena sedang tidak berada di tempat. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares