Tue. Jul 14th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Kaltim Peduli Covid-19, Salurkan BLT Dana Desa Bagi Keluarga Terdampak

2 min read
Kaltim peduli covid-19
HeloBorneo.com – Ilustrasi (net)

SAMARINDA | Pemprov Kaltim peduli covid-19, salah satu caranya adalah dengan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai, atau BLT Dana Desa bagi keluarga yang terdampak pandemi virus corona ini.

Mewujudkan kepeduliannya bagi para warga, kegiatan penyaluran program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa telah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim). Sebanyak 53.723 kepala keluarga disebut sudah mendapatkan dana bantuan guna mengatasi dampak pandemi covid-19 di provinsi ini.

Berdasarkan pantauan, penyaluran di berbagai wilayah di Kaltim ini pun mendapatkan pengawasan dari berbagai pihak. Sebagaimana dilakukan oleh DPRD Mahulu yang ikut memantau penyaluran BLT di wilayahnya, Jumat (5/6/2020).

Tak berhenti di situ, Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasisu Belawan Geh pada Minggu (7/6/2020) juga kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) secara simbolis. Bantuan ini ditujukan bagi warga tidak mampu di kawasan perbatasan negara yang terdampak Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Sementara itu, di Bontang, Jumat (5/6/2020) pihak kepolisian juga ikut mengawal pembagian BLT Dana Desa Tujuannya agar tepat sasaran dan berlangsung tertib dan aman.

Kaltim Peduli Covid-19: Bantuan Disalurkan Bertahap

Sebelumnya, M. Jauhar Efendi pada Rabu (3/6/2020) lalu, selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pemprov Kaltim mengatakan bahwa bantuan tersebut disalurkan secara bertahap. Rencananya bantuan itu akan disebar ke delapan dari 10 kabupaten di Kaltim.

Perincian

Kaltim peduli covid-19
HeloBorneo.com – Ilustrasi (net)

Berdasarkan data yang telah dihimpun pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pemprov Kaltim, Dana Desa itu sudah tersalur ke 53.723 KK. Penyaluran bantuan itu terdiri dari beberapa tahap.

Bantuan tahap pertama, Dana Desa disalurkan ke 713 desa dari jumlah 841 desa di seluruh wilayah Kaltim. Nilai penyalurannya sebesar Rp32, 233 miliar.

Pada bantuan tahap kedua, sebanyak 207 desa mendapatkan bantuan dengan total senilai Rp7,852 miliar. Sementara, pada tahap ketiga, bantuan disalurkan ke empat desa  dengan nilai Rp54 juta.

Penyaluran bantuan tunai juga tercatat paling banyak, dengan penerima sekitar 53.095 KK. Sementara, sisanya sebanyak 628 KK memilih menerima bantuan melalui bank atau nontunai.

Berdasarkan data masing-masing kabupaten, penyaluran terbanyak ada di Kabupaten Kutai Barat. Perhitungannya, tahap pertama menyalurkan ke 184 desa dari 190 desa. Tahap kedua menyalurkan ke 162 desa. Kabupaten Kubar ini juga menjadi satu-satunya kabupaten yang sudah menyalurkan BLT Dana Desa tahap ketiga.

Upaya Pemerintah Redam Dampak Ekonomi Pandemi Covid-19 

Kaltim peduli covid-19
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Pemerintahan Jokowi berupaya menekan dampak negatif pandemi covid-19 (Foto: IG@jokowi)

Penyaluran BLT ini adalah langkah Provinsi Kaltim peduli covid-19 yang memberikan dampak negatif ke masyarakat, terutama dari sisi ekonomi. Jadi, penyaluran BLT adalah salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan perputaran ekonomi desa praktis tidak bergerak akibat pandemi virus corona ini.

Penyaluran BLT Dana Desa ini juga sebagai upaya menjalankan amanah Permendes (Peraturan Menteri Desa) tentang prioritas penggunaan Dana Desa. Permendes ini menempatkan tiga sektor sebagai prioritas. Ketiganya yaitu pembangunan melalui padat karya tunai desa, BLT Dana Desa, serta kegiatan desa melawan covid-19. (*)[HeloBorneo.com]

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda: