29 September, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Kaltim Local Lockdown Selama 2 Pekan, Langkah Tegas Cegah Corona

2 min read
kaltim local lockdown
HeloBorneo.com – Gubernur Kaltim Isran Noor. (Foto: Dok APPSI)

SAMARINDA | Kaltim local lockdown selama 2 pekan ke depan. Langkah ini diambil Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai upaya menangkal penyebaran virus Covid-19 atau virus Corona mulai Selasa ini.

Langkah pembatasan kegiatan yang lazim disebut ‘local lockdown’ ini tegas diambil Pemprov Kaltim. Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan pemerintah provinsi harus mengambil langkah tersebut untuk menghindari penyebaran COVID-19 di Kaltim semakin meluas.

Ia mengatakan bahwa selama lockdown itu, berbagai agenda kegiatan di masyarakat harus dibatasi. “Keputusan local lockdown harus diambil. Berbagai aktivitas yang melibatkan banyak orang, baik pertemuan dan kegiatan kedinasan, sekolah, perkuliahan, maupun kegiatan-kegiatan yang sudah teragendakan harus dibatasi,” kata Gubernur Kaltim Isran Noor, Selasa (17/3/2020) siang.

Telah Melalui Rapat Koordinasi

Sebelumnya, Pemprov Kaltim menggelar rapat koordinasi mengenai COVID-19 di Hotel Senyiur Balikpapan. Hasil rakor tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltim memutuskan mengambil langkah pembatasan kegiatan dengan istilah ‘local lockdown’ untuk menghadapi COVID-19.

Dalam keputusan tersebut, penerapan local lockdown dimulai pada Selasa, 17 Maret 2020. Local lockdown akan berlangsung selama 14 hari ke depan.

Walau berstatus local lockdown, arus keluar-masuk orang masih dapat dilakukan dengan kontrol ketat. “Orang masih bisa keluar-masuk Kaltim, tapi tetap dengan pengawasan dan pemantauan secara ketat,” jelas Isran.

Minta Partisipasi Aktif Masyarakat

Terkait langkah Pemprov Kaltim ini, Isran Noor meminta partisipasi aktif masyarakat. Caranya yaitu dengan menaati  aturan yang ada dengan membatasi aktivitas di luar rumah.

Isran meminta masyarakat mengurangi dan membatasi aktivitas di luar, termasuk aktivitas dengan banyak orang. Pemprov sendiri telah membatalkan semua agenda kedinasan. Semua kampus dan sekolah juga telah diliburkan untuk sementara waktu.

Pegawai-pegawai di kantor juga mendapatkan perlakuan peraturan yang sama. Semua kegiatan yang tidak penting dan mendesak tidak perlu dilakukan untuk sementara waktu perlu dihindari selama Kaltim Local Lockdown ini.

“Semua kegiatan tidak penting tidak perlu dilakukan,” katanya. Termasuk kegiatan di sekolah, yakni ujian nasional, Isran memutuskan menunda ujian nasional hingga waktu yang belum ditentukan. “Jaga kesehatan dan jaga kebersihan diri,” pungkasnya. (*) [HeloBorneo.com

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •