22 November, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Dampak Positif Keberadaan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Apa Saja?

2 min read
dampak positif keberadaan jalan tol balikpapan-samarinda, tol balsam
HeloBorneo.com – Ilustrasi Tol Balikpapan-samarinda (net)

BALIKPAPAN | Belum lama hadir, tapi dampak positif keberadaan jalan tol Balikpapan-Samarinda sudah dirasakan langsung oleh masyarakat. Tak pelak, masyarakat pun mensyukuri kehadiran tol yang juga dikenal dengan sebutan tol Balsam ini.

Presiden Joko Widodo meresmikan sebagian seksi jalan tol ini (Seksi II, III, dan IV sepanjang 64,87 km) pada pertengahan Desember 2019 lalu. Jalan tol ini dikelola oleh PT Jasamarga Balikpapan-Samarinda (JBS). jalan tol Balikpapan-Samarinda dibangun dengan sebagian besar dana investasi dan tidak hanya mengandalkan APBN. PT JBS berinvestasi pada Seksi II, III, dan IV sementara pemerintah mengerjakan Seksi I dan V dengan total sepanjang 33,11 km.

Hemat Waktu dan BBM

dampak positif keberadaan jalan tol balikpapan-samarinda, tol balsam
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Hemat bahan bakar (HB)

Dilansir dari Antara, Direktur Keuangan dan Administrasi PT Jasamarga Balikpapan-Samarinda (JBS) Adik Suprianto. mengatakan bahwa keberadaan jalan tol Balikpapan-Samarinda diperhitungkan akan memberikan dampak ikutan yang luar biasa. Ada dua hal yang disebutkannya, yaitu waktu dan BBM.

“Yang dapat saya sebutkan di sini terutama penghematan waktu di jalan dan penghematan BBM,” jelas Adik Suprianto.

Jalan tol Balsam ini memiliki karakter fisik jalan yang relatif lurus dan pandangan yang lapang. Kendaraan dapat melaju kencang di jalan tol dengan aman dengan kecepatan tinggi. Dengan mempertahankan kecepatan tinggi secara konstan sepanjang melalui jalan tol, maka kendaraan akan lebih hemat bahan bakar. Dan tak kalah pentingnya, yaitu tujuan akan lebih cepat dicapai.

Jalan tol Balsam ini memberikan efisiensi. Artinya, jika lebih cepat sampai, selain akan hemat waktu juga akan hemat tenaga. Jadi, waktu yang ada dapat dipergunakan untuk hal lain yang lebih berguna.

Membuka Kawasan Baru

Harapannya, keberadaan tol dapat memberikan kemudahan akses serta mampu memicu pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan yang dilalui.

Keberadaan tol Balsam ini membuka akses ke kawasan baru. Pengembang dapat membuka kawasan pemukiman baru di sekitar jalan tol. Tentu saja, pembangunan ini akan memberikan dampak lanjutan, membuka kesempatan serta peluang baru.

Dapat dikatakan, jalan tol adalah pendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu juga meningkatkan pendapatan daerah, antara lain dengan pembayaran PBB dan pajak reklame.

Dalam skala yang lebih luas, keberadaan jalan tol Balsam memberikan multiplier effect bagi Kalimantan Timur dan masyarakat pada umumnya. Mulai dari efisiensi transportasi yang memangkas waktu tempuh, konsumsi bbm dan biaya pemeliharaan kendaraan, pengembangan kawasan pemukiman baru di sekitar jalan tol, penyerap tenaga kerja, pendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi beban APBN untuk pembangunan jalan tol serta meningkatkan pendapatan daerah melalui pembayaran PBB dan pajak reklame.

Walaupun ada risiko dalam pembangunan serta pemeliharaannya, namun munculnya dampak positif keberadaan jalan tol Balikpapan-Samarinda membuat proyek ini akan dituntaskan hingga selesai. ”Meskipun dengan berbagai risiko yang sangat tinggi bagi BUJT untuk merampungkan proyek ini, Jasa Marga tetap berkomitmen menyelesaikan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda tepat waktu agar dapat mendukung konektivitas di Ibu Kota Negara baru sehingga dapat mendukung pengembangan ekonomi dan wilayah,” pungkas Adik Suprianto. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares