2 December, 2022

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Cegah Mafia Pupuk Subsidi, PKT Gandeng Polda Kaltim

Pergerakan mafia pupuk subsidi menjadi ancaman penyaluran pupuk subsidi kepada para petani. Pupuk Kaltim berinisiatif mencegah hal itu dengan menggandeng kerjasama dengan Polda Kalimantan Timur.

_____________________________________________

mafia pupuk subsidi


 

BALIKPAPAN | Dalam rangka memastikan penyaluran pupuk subsidi sampai ke tangan petani dan terhindar dari campur tangan mafia pupuk, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) menggandeng Polda Kaltim untuk menjaga keamanan dan mendukung penindakan tegas pada penyelewengan.

Inisiasi PKT untuk melakukan kerjasama antara produsen pupuk dengan Polda danKejaksaan Tinggi setempat ini merupakan yang pertama kalinya di Indonesia.

Pupuk Kaltim tegaskan pentingnya pengamanan pupuk subsidi

Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi menegaskan pentingnya pengamanan penyaluran pupuk sebagai salah satu komitmen perusahaan.

“Sebagai anak perusahaan Pupuk Indonesia yang memiliki posisi strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pertanian, aspek pengamanan distribusi pupuk subsidi selalu menjadi prioritas utama bagi PKT. Dalam proses pelaksanaannya tentu dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang baik antara berbagai pihak,” ungkapnya, Rabu (9/02/2022).

Komitmen tersebut diwujudkan dengan kerjasama intens yang tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kapolda Kaltim dan Pupuk Kalimantan Timur, ditambah dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejaksaan Tinggi setempat.

Dimulai dari Kalimantan Timur sebagai basis produksi perusahaan, kolaborasi ini kemudian akan dilanjutkan ke wilayah distribusi tanggung jawab perusahaan lainnya.

Bersama dengan Kapolda Kaltim, Irjen. Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si., penandatanganan MoU dilaksanakan di Balikpapan, Kaltim.

Kemudian dilanjutkan dengan acara penandatanganan PKS dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Deden Riki Hayatul Firman.

Upaya memberangus mafia pupuk subsidi

Upaya-upaya yang akan dilaksanakan diantaranya seperti penyelenggaraan jasa pengamanan dan pengawalan penyaluran pupuk PKT. Diantaranya yaitu koordinasi tugas dan fungsi, sosialisasi peraturan perundang-undangan di bidang pengadaan dan penyaluran pupuk, hingga penegasan proses penegakan hukum atas pelanggaran ketentuan penyaluran pupuk bersubsidi.

“Untuk itu, kami mengajak pihak Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dan Kapolda Kalimantan Timur untuk memperkuat pengawasan penyaluran pupuk. Kami berharap, lewat kolaborasi ini pupuk subsidi dapat tersalurkan secara tepat kepada petani yang membutuhkan dan terhindar dari oknum praktik penyelewengan dan mafia pupuk,” jelasnya.

Kapolda Kalimantan Timur turut mengungkapkan apresiasinya atas langkah nyata PKT dalam memastikan pengamanan distribusi pupuk di Kalimantan Timur terhindar dari mafia pupuk.

“Dalam rangka mengoptimalkan sektor pertanian sebagai salah satu tiang penyangga perekonomian masyarakat, dibutuhkan perhatian dan peran aktif dari semua pihak. Salah satunya adalah terkait distribusi dan ketersediaan pupuk subsidi. Salah satu wujud perhatian dan peran aktif kami terhadap sektor pertanian di wilayah Kaltim adalah dengan penandatanganan Nota Kesepakatan yang kami lakukan bersama dengan PKT,” jelas Kapolda Kaltim. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini