Thu. Jun 4th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Banjir Landa Samarinda, PLN Minta Warga Lakukan Ini

2 min read
banjir landa samarinda
HeloBorneo.com – Kabid Darlog BPBD Kota Samarinda saat menyerahkan bantuan 2 unit perahu ke Desa Budaya Pampang, Minggu (12/01/20) (Foto: Tribunkaltim.Co/Budi Dwi Prasetiyo)

SAMARINDA | Banjir melanda Samarinda pada Minggu (12/01/2020). Agar menghindari hal-hal tak diinginkan, pihak PLN UP3 Samarinda melakukan pemantauan. Selain itu juga melakukan sosialisasi hal-hal terkait keamanan listrik saat banjir menerpa.

Sebagai bagian pencegahan dini, pihak PLN meminta warga melakukan pemadaman listrik dengan mematikan listrik di MCB guna terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pihak PLN UP3 Samarinda dengan bidang Distribusi dan K3 menyusuri area yang tergenang banjir sekaligus mensosialisasikan pencegahan dini jika terjadi banjir dan keadaan listrik masih menyala. Kami pun akan mematikan aliran listrik dari penyuling maupun gardu saat banjir terjadi, tapi langkah awal saya harap masyarakat dapat mematikan MCB di rumahnya masing masing,”” ujar Hendra Manurung, Manager Bagian Jaringan UP3 Samarinda, Minggu (12/01/2020).

Sebagai informasi, MCB atau Miniature Circuit Breaker adalah salah satu perangkat penting dalam instalasi listrik. MCB digunakan sebagai pelindung rangkaian listrik. Perangkat ini umumnya digunakan sebagai pengaman mesin di pabrik. Juga sebagai pembatas arus di rumah dan gedung.

Banjir Landa Samarinda dan Sekitarnya

Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi melanda Kota Samarinda. Selama kurang lebih 2 hari berturut-turut, hujn tak berhenti hingga membuat sejumlah wilayah kembali tergenang air. Akibatnya, banjir melanda Desa Budaya Pampang, di Kecamatan Samarinda Utara. Ketinggian banjir pun bervariasi, mulai 30 cm hingga 1 meter.

Di Kota Samarinda, banjir pun telah melanda sejak Sabtu pagi (11/1/2020). Hal ini berdampak pada kemacetan parah, sebagaimana terjadi di Jalan Poros Bontang Samarinda, Kalimantan Timur.

Warga terjebak macet sejak di gerbang selamat datang Samarinda jalan poros Samarinda-Bontang. Akibat banjir tersebut, banyak warga dari Kota Bontang harus terjebak macet selama 2 jam lebih. Kemacetan kian parah akibat laju kendaraan yang merayap memasuki Kota Samarinda. Ini karena pengemudi berhati-hati agar tidak terperosok ke tempat banjir yang lebih dalam. (*) [HeloBorneo.com]

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda:

1 thought on “Banjir Landa Samarinda, PLN Minta Warga Lakukan Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *