Tue. Jul 14th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Apindo Sebut Kendala Investasi di Kaltim: Biaya Logistik Tinggi

1 min read
Biaya Logistik Tinggi
HeloBorneo.com – Pelabuhan Kariangau, Balikpapan. (net)

BALIKPAPAN | Biaya logistik tinggi masih menjadi hambatan besar di Kalimantan Timur. Banyak investor berpikir ulang untuk menanamkan modal karena kendala itu.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalimantan Timur Slamet Brotosiswoyo mengatakan kendalanya bukan hanya karena infrastruktur yang belum memadai, tapi juga sulitnya ketersediaan bahan baku.

“Terus terang saja Apindo Kaltim banyak ditanya investor apa yang bisa dikembangkan di Kaltim. Tapi soal biaya logistik yang tinggi juga jadi kendala. Karena bahan baku dari luar Kaltim. Misal pupuk dari luar Kaltim. Daging dari luar Kaltim,” kata Slamet, Minggu (23/2/2020), dilansir dari Bisnis.

Meski begitu, Slamet optimistis ekonomi Bumi Etam akan tumbuh. Perpindahan ibu kota negara jadi salah satu pendongkraknya. Harapannya, biaya logistik tinggi dapat perlahan ditekan.

Momentum Kepindahan Ibu Kota

Rencana kepindahan ibu kota negara membuat proyek infratruktur terus digenjot. Hal itu berdampak pada perbaikan sektor transportasi, khususnya logistik.

Di sisi lain Apindo berharap undang-undang sapu jagat atau omnibus law bisa segera diterapkan. Mereka antusias menyambut omnibus law karena diklaim mempermudah investor menanamkan modal, termasuk dalam perizinan.

“Kami sambut baik dan sesuatu yang kita harapkan, karena [selama ini] aturan kita berbelit-belit. Banyak aturan yang menghambat. Harus disederhanakan,” jelas Slamet. (*) [HeloBorneo.com

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda: