Thu. Jun 4th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Waspada DBD! DPRD Kota Palangka Raya Minta Jangan Hanya Fokus Covid-19

2 min read
waspada dbd
HeloBorneo.com – Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Ruselita. (net)

PALANGKA RAYA | Waspada DBD di tengah pandemi covid-19. Legislator Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalsel) Ruselita meminta masyarakat mewaspadai potensi demam berdarah dengue (DBD) di tengah pandemi covid-19.

“Meski di tengah pandemi COVID-19, masyarakat jangan sampai mengabaikan bahaya penyebaran DBD di permukimannya sendiri,” demikian ujar Ruselita sebagaimana dilansir dari Antara, Minggu (10/5/2020).

Waspada DBD di Palangka Raya

Semua pihak, baik masyarakat, pemerintah dan lainnya yang ada di kota setempat, sedang terfokus pada persoalan covid-19. Namun demikian tetap diingatkan agar tidak mengabaikan bahaya penyakit DBD.

Sebab, apabila hal tersebut tidak diwaspadai, dikhawatirkan malah akan terjadi dan dialami masyarakat. Untuk itu ia meminta, semua pihak peduli dengan kondisi serta kebersihan lingkungan sekitarnya.

Pemkot melalui instansi terkait diharapkan jangan hanya terfokus mengenai persoalan pandemi saja, tetapi juga tetap mengantisipasi potensi penyakit DBD di wilayah setempat.

waspada dbd
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Nyamuk Aedes aegypti (net)

Mengantisipasi adalah solusi terbaik bagi masyarakat. Salah satunya yakni melakukan pembersihan selokan, pekarangan rumah serta jangan sampai ada botol-botol atau wadah yang tergenang air.

“Karena nyamuk DBD bisa berkembang biak di tempat-tempat seperti itu, salah satunya genangan air yang ada di dalam botol maupun wadah lainnya,” ungkap Politisi Partai Perindo Palangka Raya itu agar masyarakat waspada DBD di lingkungannya.

Ditambahkan Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tersebut, masyarakat diharapkan bisa membiasakan pola hidup bersih dan sehat ketika berada di kediamannya. Dengan membiasakan pola hidup bersih dan sehat, baik itu DBD dan covid-19 tentu dapat ditekan menjadi seminim mungkin potensi ancamannya.

“Makanya bersama-sama kita harus membiasakan diri dan disiplin menerapkan pola hidup bersih dan sehat tersebut,” tukasnya.  (sumber: Antara) (*) [HeloBorneo.com]

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda: