Wed. Jul 8th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Pemprov Kalteng Siapkan Regulasi Terkait New Normal, Apa Saja?

2 min read
new normal
HeloBorneo.com – Ilustrasi: New Normal. (Foto: Shutterstock)

PALANGKA RAYA | New normal bakal segera diterapkan, perangkatnya pun perlu disiapkan. Pemprov Kalteng juga siapkan regulasi terkait penerapan new normal, atau kenormalan baru.

Regulasi terkait new normal itu sedang disiapkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi
Kalimantan Tengah. Saat ini proses penyelesaiannya telah sampai tahap finalisasi terhadap sejumlah regulasi mengenai penerapan new normal, atau tatanan kenormalan baru.

Regulasi terkait ini perlu disiapkan dengan baik dan tidak perlu terburu-buru, karena menyangkut kepentingan kesehatan masyarakat. Hal ini pun sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (10/6/2020). Jokowi meminta pemerintah daerah tak asal memutuskan penerapan kenormalan baru atau new normal di wilayahnya.

Dua Dasar Penerapan New Normal

Menurut penuturan Ketua Harian Gugus Tugas, Darliansjah, setidaknya ada dua hal penting yang perlu menjadi perhatian masyarakat agar penerapan new normal ini dapat berjalan baik.

Pertama, yaitu tentang instruksi Ketua Gugus Tugas COVID-19 Kalteng tentang pedoman penetapan atau penghentian sementara new normal oleh kabupaten dan kota.

Hal kedua, yaitu Pergub tentang pedoman pelaksanaan new normal kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Kalteng.

Darliansyah menegaskan, bahwa kedua regulasi tersebut harus dapat dipatuhi sepenuhnya oleh tiap-tiap kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Kalteng.

Kepatuhan dan kedisiplinan ini menjadi hal penting. Mengingat untuk saat ini, kasus positif covid-19 masih terus bertambah. Namun, di sisi lain, penerapan new normal juga tidak bisa diabaikan, karena roda perekonomian juga harus berputar kembali.

Oleh karena itu, Darliansyah mengingatkan masyarakat agar selalu disiplin dan menerapkan prosedur protokol kesehatan untuk menghindari penularan covid-19. Selain itu juga perlu saling mengingatkan, karena hanya dengan kebersamaan, pandemi virus corona ini dapat terus ditekan agar segera berlalu. (*) [HeloBorneo.com]

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda: