27 September, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Hadapi Covid-19, Sugianto Sabran Siapkan Rp50 Miliar

2 min read
hadapi covid-19
HeloBorneo.com – Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran. (Foto: Fikri Halim/viva)

PALANGKA RAYA | Hadapi Covid-19 harus benar-benar serius. Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan dana Rp50 miliar untuk pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di wilayahnya.

Tak hanya itu, Pemprov Kalteng juga menyiapkan langkah libur sekolah mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi.

Gubernur Kalteng ini mengatakan bahwa dana tersebut dipersiapkan sebagai dana tak terduga guna mencegah penyebaran wabah virus tersebut. “Dana tak terduga ini disiapkan menghadapi kondisi pencegahan Corona saat ini,” ujarnya setelah rapat bersama seluruh instansi terkait di Palangka Raya, Selasa (17/3).

Membahas Banyak Hal

Rapat tersebut membahas sejumlah kebijakan terbaru mengenai pencegahan COVID-19. Kepala Gugus Tugas Penanganan Siaga Darurat Pencegahan Covid-19 Kalteng Leonard S Ampung mengatakan banyak hal dibahas pada rapat itu, mulai dari sektor kesehatan, ekonomi hingga libur sekolah.

Tentang libur sekolah telah dibahas dan akan diputuskan dalam minggu ini. Kemudian juga dibahas tentang rencana semi isolasi untuk daerah wisata hingga pembatasan tamu asing yang hendak berkunjung.

“Semua itu tadi telah kami bahas bersama dan akan segera diputuskan,” ujar Leonard yang kini menjabat Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kalteng tersebut.

Kebijakan Lockdown

Disinggung kebijakan ‘lockdown’ atau karantina wilayah, menurutnya merupakan kewenangan pemerintah pusat. Karena itu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan satgas pusat terkait pencegahan penyebaran virus tersebut.

“Sedangkan untuk status siaga darurat belum ditetapkan, tapi langkahnya sudah ke situ, resminya akan ditetapkan nantinya,” katanya lagi.

Pihaknya juga telah menyediakan posko terkait pencegahan Covid-19 di Kalteng yang berada di Dinas Kesehatan Provinsi. Di sini semua informasi terbaru bisa diakses agar mengetahui perkembangan terkini.

Ia menegaskan, mengenai libur sekolah, rencananya semua akan diliburkan mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi selama 14 hari. “UNBK SMK sedang berjalan, sedangkan untuk SMA kemungkinan ditunda. Penegasan libur dalam minggu ini sudah diputuskan,” pungkas Leonard. (*) [HeloBorneo.com

Bagi artikel ini
  • 14
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    14
    Shares