23 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Wakil Ketua DPRD Soroti Pentingnya Koordinasi Antisipasi Banjir di Palangka Raya

Politisi Golkar yang juga Wakil Ketua DPRD mengingatkan soal koordinasi pemerintah dan masyarakat antisipasi banjir di Palangka Raya. 

_____________________________________________

antisipasi banjir di palangka raya
HeloBorneo.com — Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf (kiri). (Foto: ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

 

PALANGKA RAYA | Wahid Yusuf, Wakil Ketua DPRD Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang juga politisi Partai Golkar mengatakan soal pentingnya koordinasi semua pihak dalam melakukan antisipasi banjir di Palangka Raya.

Sebagaimana dilansir dari Antara,  Senin (8/2/2021), Wahid Yusuf meminta semua pihak, baik pemerintah kota setempat dan masyarakat wajib saling mengingatkan dan mengantisipasi potensi banjir di ibukota Provinsi Kalten itu, terlebih mengingat curah hujan saat ini sedang tinggi intensitasnya.

“Apalagi Palangka Raya beberapa minggu ini sering diguyur hujan dengan intensitas tinggi, itu artinya banjir
bisa saja melanda masyarakat dan itu wajib diantisipasi,” ujar Wahid Yusuf di Palangka Raya, Kalteng, pada hari Minggu (7/2/2021) kemarin.

Antisipasi banjir di Palangka Raya, terutama di wilayah-wilayah ini

Legislator DPRD Kota Palangka Raya dari Partai Golkar ini juga mengingatkan antisipasi banjir di Palangka Raya, terutama di tempat-tempat yang memang sudah menjadi langganan banjir.

Salah satunya  seperti Kompleks Perumahan Jalan Rindang Banua, kawasan Pelabuhan Rambang, Jalan Kalimantan, Mendawai, Flamboyan, dan sejumlah titik lainnya.

“Bagi masyarakat yang berada di lokasi langganan banjir setiap tahunnya, wajib waspadai hal ini, sehingga pemerintah melalui instansi terkaitnya siaga dan mempersiapkan peralatan yang akan diturunkan apabila
terjadi banjir,” jelasnya.

Perhatian menjaga saluran air 

Tak hanya wilayah yang menjadi langganan banjir, Wahid Yusuf juga mengingatkan warga yang tidak terlanda banjir untuk tetap melakukan antisipasi banjir di Palangka Raya.

Ia mengingatkan, bagi masyarakat yang berada di wilayah bukan langganan banjir juga wajib memerhatikan selokan tempat pembuangan limbah rumah tangga atau drainase di sekitar rumahnya.

“Jangan sampai fungsi drainase yang berada di lingkungan sekitar tersebut mengalami penurunan fungsi,
sehingga mengakibatkan air meluber ke permukiman warga,” jelasnya.

Sehingga, lanjut Wahid Yusuf, penurunan fungsi drainase ini dapat membuat banjir dapat saja terjadi di permukiman warga bilamana hujan turun dengan intensitas tinggi di wilayah itu.

Selain mengingatkan soal antisipasi banjir di Palangka Raya, Wahid juga mengimbau kepada warga agar mewaspadai munculnya sejumlah penyakit pada cuaca ekstrem yang sedang berlangsung saat ini.

“Pada intinya saya mengimbau mari kita aktifkan kegiatan gotong royong di lingkungan kompleks perumahan warga, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak baik terjadi di lingkungan kita,” tukasnya.

Sebagai  informasi, penyakit-penyakit yang biasanya muncul di saat seperti ini seperti wabah Demam Berdarah Dengue (DBD), infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA, penyakit kulit, dan penyakit lainnya. (sumber: Antara) (*) [HeloBorneo.com]

 

Bagi artikel ini
  • 1
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares