25 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Wali Kota Fairid Naparin Tetapkan 8 Cagar Budaya di Palangka Raya

8 cagar budaya di Palangka Raya berupa bangunan dan struktur ditetapkan Wali Kota Fairid Naparin. Langkah ini menambah khasanah budaya lokal.


8 cagar budaya di palangka raya
HeloBorneo.com – Seorang jurnalis mengambil video di Monumen Tiang Pancang peletakan batu pertama pembangunan Kota Palangka Raya (Tugu Soekarno), di Palangka Raya, Kamis (4/2/2021). (Foto: ANTARA/Rendhik Andika)

 

PALANGKA RAYA | Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Ikhwanudin menyatakan bahwah Wali Kota Fairid Naparin telah menetapkan 8 cagar budaya di Palangka Raya. Cagar budaya baru itu berupa bangunan dan struktur di wilayah kota Palangka Raya.

Sebagaimana dilansir dari Antara, Kamis (4/2/2021), Ikhwanudin menerangkan payung hukum penetapan 8 cagar budaya di Palangka Raya itu. “Penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan Wali Kota Palangka Raya Nomor: 188.45/552/2020 tentang penetapan status bangunan dan struktur cagar budaya peringkat kota di wilayah Palangka Raya,” jelasnya.

8 cagar budaya di Palangka Raya, apa saja?

Lebih lanjut, Ikhwanudin menerangkan delapan bangunan dan struktur yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya itu, yaitu:

  • Gedung Serbaguna Tjiik Riwut,
  • Rumah tradisional (huma hai) Mahin,
  • Pesanggrahan Tjilik Riwut,
  • Tower Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya.
  • Monumen Tiang Pancang (Tugu Soekarno) yang merupakan lokasi peletakan batu pertama pembangunan Kota Palangka Raya,
  • Sandung Ngabe Sukah,
  • Rumah Tjilik Riwut, dan
  • Rumah tradisional Sei Gohong.

Berdasarkan rekomendasi tim ahli cagar budaya

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kota Palangka Raya menerangkan, 8 cagar budaya di Palangka Raya berupa bangunan dan struktur yang baru ditetapkan ini sesuai dengan rekomendasi.

Rekomendasi ini berasal dari tim ahli cagar budaya Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur yang melakukan kajian terhadap 20 bangunan yang diduga merupakan cagar budaya.

“Awalnya tim kami menduga ada 20 bangunan dan struktur yang merupakan cagar budaya. Ini ditindak lanjuti dengan kajian mendalam oleh tim dari Kaltim tersebut dan akhirnya delapan diantara kini ditetapkan sebagai cagar budaya,” katanya.

Pernyataan itu diungkapkan Ikhwanudin usai penyerahan Surat Keputusan Wali Kota Palangka Raya kepada pengelola atau pemilik bangunan dan struktur tentang penetapan cagar budaya.

Dia pun berharap dengan penetapan 8 cagar budaya di Palangka Raya baru berupa bangunan dan struktur tersebut, para pengelola atau pemilik dapat semakin menjaga dan memeliharanya. Selain itu selalu melestarikan agar tetap dalam kondisi baik dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Kami juga berharap delapan bangunan dan struktur yang ditetapkan sebagai cagar budaya ini bisa menjadi objek wisata atau destinasi bersejarah di Kota Palangka Raya,” tutupnya. (sumber: Antara)  (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 367
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    367
    Shares