22 November, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Polres Tarakan Bantu Tegakkan Peraturan Walikota Soal Protokol Kesehatan

2 min read
Polres Tarakan
HeloBorneo.com – AKBP Fillol Praja Arthadira (Foto: tribunkaltim.co/Risnawati)

TARAKAN | Polres Tarakan akan membantu penegakan Peraturan Walikota soal protokol kesehatan. Perwali Tarakan ini akan terus dikawal oleh seluruh pihak terkait sehingga masyarakat mematuhinya.

“Tidak hanya proses percepatan ekonomi, namun dalam hal penerapan protokol kesehatan di masyarakat juga turut dibantu,” kata Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira di Tarakan, Selasa (1/9/2020).

Pembahasan draft Peraturan Walikota terkait sanksi dan protokol kesehatan sudah dilakukan. Selanjutnya tinggal menunggu rekomendasi dari Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara).

“Kita kedepankan, rekan di Satpol PP dan kami tepat di belakang mereka. Karena dalam Perwali kan penegakan hukum ada di Satpol PP,” ujarnya.

Dia menambahkan, meski penerapan Perwali ada di Satpol PP namun tidak mesti jalan sendiri. Aparat dari Polres Tarakan akan membantu mengawal. Dimana Satpol PP melakukan gerakan pendisiplinan akan didampingi TNI dan Polri.

Kegiatan penegakan disiplin ini biasanya dilakukan gerakan patroli gabunga. Terutama dilakukan pada lokasi-lokasi yang dari hasil pengamatan masih minim soal kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

Kemudian, tempat-tempat yang menjadi berkumpulnya massa juga akan menjadi sasaran pendisplinan protokol kesehatan.

Ia menegaskan, razia di satu titik baku, atau stasioner juga memungkinkan dilakukan bersama Satpol PP nanti.

“Tentunya kita tidak sendiri. Seperti teguran warga yang tidak menggunakan masker saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) itu sebenarnya sama, nanti bisa kita terapkan lagi,” kata Kapolres.

Fillol mengatakan untuk masyarakat yang mengajukan izin untuk kegiatan keramaian, juga wajib menerapkan protokol kesehatan.

Diakuinya bahwa dalam hal pelaksanaan semua kegiatan untuk protokol kesehatan sudah menjadi kebutuhan. Jika sudah tertuang dalam Perwali, kewajiban dari masyarakat setiap melaksanakan acara wajib mematuhi protokol kesehatan.

“Semua sifat mengumpulkan massa, seperti pernikahan dan ada beberapa hal lain harus dijamin penyelenggara kegiatan, bahwa semua yang hadir sudah mematuhi protokol kesehatan,” katanya. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares