1 October, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Pemprov Kaltara Akan Beri Bantuan Atasi Dampak Covid-19, Berapa Besarannya?

2 min read
Pemprov Kaltara akan beri bantuan
HeloBorneo.com – Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie. (Foto: Dok APPSI)

TARAKAN | Pemprov Kaltara akan beri bantuan untuk mengatasi dampak covid-19 terhadap ekonomi dan sosial masyarakat. Bantuan berupa uang tunai ini dirasa perlu untuk membantu kehidupan para keluarga yang mengalami tekanan hebat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) akan menyalurkan bantuan penanganan dampak sosial dan ekonomi Covid-19 berbentuk uang tunai senilai Rp 200.000. Besaran itu akan disalurkan kepada tiap-tiap kepala keluarga (KK).

Gubernur Kaltara mengatakan bahwa bantuan ini berubah dari rencana sebelumnya, yang akan memberikan bantuan beras. Perubahan ini mengingat sudah ada bantuan kebutuhan pokok yang diturunkan dari Dinas Sosial. “Berubah dari rencana sebelumnya, tidak jadi dibantu beras, karena sudah ada program bantuan kebutuhan pokok, termasuk beras di Dinas Sosial,” ujar Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie melalui siaran pers, Selasa (14/4/2020).

Semoga Memberi Manfaat

Irianto Lambrie mengharapkan bantuan uang tunai ini dapat memberi manfaat bagi keluarga penerima. Dirinya mengatakan akan menyiapkan mekanisme akan penyalurannya dapat dipertanggungjawabkan.

“Untuk penyalurannya, agar akuntabel maka harus ada mekanisme dan petunjuk yang tegas sehingga dalam realisasinya merata di setiap daerah,” lanjutnya.

Irianto juga mengatakan, bahwa untuk kegiatan penyaluran bantuan tunai tersebut, dirinya meminta Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Biro untuk wajib menugaskan 10 orang stafnya. Penugasan itu untuk memastikan bantuan dibagikan kepada keluarga penerima manfaat.

Dibagi Secara Berkelompok

Agar lebih aman dan tetap memperhatikan keselamatan petugas, maka pembagiannya dilakukan secara kelompok. Termasuk para guru akan dilibatkan untuk pembagian, memanfaatkan momen WFH (work from home), yang masih berlangsung hingga saat ini.

Pembagian bantuan tunai harus disertai dengan tanda terima dan dokumentasi. Hal itu untuk kepentingan administratif dan akuntabilitas, Tak hanya itu, setiap nama penerima harus tercatat pada buku daftar penerima. Pengawasan juga akan melibatkan Inspektorat Provinsi Kaltara.

Prioritas

Para pedagang kaki lima dan pelaku UMKM di Kaltara yang terdampak sosial dan ekonomi atas wabah covid-19 menjadi prioritas pembagian bantuan. Menurut rencana, penyaluran wilayah Tanjung Selor pada 20 April. Wilayah Nunukan pada 21 April, dan Tarakan 22 April.

Sementara, pembagian untuk Malinau dan Kabupaten Tana Tidung akan menyesuaikan. Harapannya, dana bantuan tunai ini digunakan untuk pembelian sembako, bukan untuk kepentingan lainnya. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 12
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    12
    Shares