25 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Diundur, Pelantikan Gubernur dan Wagub Kaltara Terpilih Jadi Tanggal 15 Februari

Dari jadwal semula pada 12 Februari, akhirnya pelantikan Gubernur dan Wagub Kaltara terpilih diundur menjadi tanggal 12 Februari  2021.

_____________________________________________

Pelantikan Gubernur dan Wagub Kaltara
HeloBorneo.com — Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara terpilih, Zainal Paliwang dan Yansen Tipa Padan (Foto: Tribunkaltara.com/Maulana Ilhami Fawdi)

 

TANJUNG SELOR | Proses pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara terpilih hasil Pilkada serentak 2020 lalu diundur sampai 15 Februari 2021 mendatang.

Sebelumnya diberitakan, Zainal Paliwang dan Yansen Tipa Padan direncanakan dilantik pada 12 Februari 2021 di Istana Negara Jakarta oleh Presiden Jokowi.

Dengan diundurnya jadwal pelantikan, maka terjadi kekosongan jabatan Gubernur Kaltara selama tiga hari, yakni mulai tanggal 12 Februari hingga 15 Februari 2021.

Pelaksana harian isi kekosongan sebelum pelantikan pelantikan Gubernur dan Wagub Kaltara

Nantinya kekosongan jabatan akan diisi dengan ditunjuknya Sekretaris Provinsi, sebagai pelaksana harian atau Plh Gubernur Kaltara.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Sekretariat Provinsi Kaltara saat dihubungi via pesan singkat.

“Ya benar, pelantikan akan diundur menjadi tanggal 15 Februari, nanti sesuai edaran dari Mendagri, Sekprov yang akan menjabat selaku Pelaksana Harian Gubernur,” ujar Asisten I Sekretariat Provinsi Kaltara, Datu Iqro, Rabu (10/2/2021).

Menurutnya, pengangkatan Sekprov Kaltara sebagai Plh Gubernur, tidak memerlukan Surat Keputusan atau SK dari Kemendagri.

“Untuk Sekprov menjadi Plh Gubernur itu otomatis, jadi tidak perlu SK,” katanya.

Ditanyakan mengenai surat pelantikan Zainal Paliwang dan Yansen Tipa Padan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara periode 2021-2024, Datu Iqro mengatakan, Peraturan Presiden atau Perpres pelantikan masih dalam proses di Sekretariat Negara.

Dia mengaku belum mengetahui siapa saja rombongan dari Kaltara yang akan mengikuti proses pelantikan di Jakarta nanti.

“Untuk Perpres pelantikan, masih dalam proses di Sekretariat Negara. Kami juga masih menunggu undangan siapa saja yang boleh masuk istana,” tuturnya. (sumber: Tribun) (*) [HeloBorneo.com]

 

Bagi artikel ini
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares