21 November, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Kodim Nunukan Edukasi Soal Toleransi dan Kebersamaan Lewat TMMD

2 min read
Kodim Nunukan edukasi soal toleransi dan kebersamaan
HeloBorneo.com – Kegiatan TMMD Kodim Nunukan (Foto: ist)

NUNUKAN | Kodim Nunukan edukasi soal toleransi dan kebersamaan melalui program TMMD. Kali ini, program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Wilayah Perbatasan (Wiltas) ke-108 digelar Kodim 0911/Nnk berlokasi di Desa makmur dan Desa Sanur Kecamatan Tulin Onsoi, Nunukan, Kalimanta Utara (Kaltara).

Melalui program TMMD yang sudah berjalan hampir satu pekan ini, Kodim Nunukan berinteraksi langsung dengan masyarakat, termasuk melaksanakan program pembangunan di kedua desa tersebut.

Beberapa kegiatan fisik yang dilakukan saat pelaksanaan program TMMD ini seperti pembangunan badan jalan dan pembuatan box culvert. Termasuk juga kegiatan rehabilitasi tempat ibadah dan pembuatan sarana MCK (mandi cuci kakus).

Saat pembukaan TMMD beberapa waktu lalu, Dandim 0911/Nnk LetKol. (Czi) Eko Pur Indriyanto mengungkapkan tujuan program TNI Manunggal Membangun Desa tersebut. Pembuatan badan jalan dan perbaikan Insfratruktur menjadi target utama dalam pelaksanaan program TMMD itu. Pasalnya, keberadaan jalan, jembatan dan MCK merupakan sarana yang sangat vital keberadaannya bagi masyarakat.

Terlebih, tutur Eko, karena kondisi jalan dan jembatan sangat meprihatinkan. “Di wilayah tersebut kondisi jalan dan jembatan sangat memprihatinkan. Sedangkan kita tahu bahwa insfratruktur itu adalah sarana vital bagi masyarakat untuk beraktifitas. Maka sasaran giat TMMD kali ini adalah pembuatan dan peningkatan sarana Insfratruktur tersebut,” tutur Dandim Nunukan itu.

Kodim Nunukan Edukasi soal Toleransi dan Kebersamaan Sebagai Tanda Bakti Masyarakat

Dandim Nunukan itu melanjutkan, bahwa perbaikan rumah ibadah adalah tanda bakti TNI untuk masyarakat. Menurut Eko, agama adalah salah satu pondasi mental bagi semua anak bangsa. Oleh karena itu, kegiatan ibadah akan menjadi lebih nyaman dan khusyuk bila bangunan rumah ibadahnya kokoh, aman dan asri. Kenyamanan itu akan berujung pada penguatan pondasi mental bagi anak bangsa.

Eko menegaskan, bahwa hal ini adalah sebuah edukasi bersama. Menurutnya, selain pembangunan fisik serta kekayaan alamnya, pembangunan mental manusia juga tidak boleh dilupakan. Pembangunan intelektualitas tanpa dilandasi spiritualitas, pasti akan rubuh..

Yusuf Aho, ketua RT.02, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kodim Nunukan atas perbaikan gereja di wilayahnya, Menurutnya, kondisi gereja memang sudah memprihatinkan. Program rehabilitasi rumah ibadahyang dilakukan Kodim Nunukan sangat dirasakan manfaatnya.

Kegiatan TMMD ini adalah upaya Kodim Nunukan edukasi soal toleransi dan kebersamaan. Kegiatan ini memiliki makna yang dapat ditarik benang merahnya oleh masyarakat. TMMD menghilangkan sekat perbedaan dan melebur masyarakat untuk bergerak bersama dalam satu misi. Gerak bersama tanpa membedakan suku dan agama, Sebuah harmonisasi sosial telah diperlihatkan oleh Kodim Nunukan yang telah bekerja dengan ikhlas dalam giat rehabilitasi gereja desa. Sebuah aksi nyata menjadi perekat keharmonisan satu sama lain dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika, di Kabupaten Nunukan, Kaltara. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 7
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    7
    Shares