1 October, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Gali Informasi Potensi Investasi di Kaltara, Kedubes Australia Lihat Peluang Kerjasama

2 min read
Potensi investasi di Kaltara
HeloBorneo.com – Sekprov Kaltara, H Suriansyah dan sejumlah kepala OPD terkait berfoto bersama Sekretaris Dua Bidang Ekonomi Kedubes Australia Peter Simojoki, Senin (25/2). (Foto: Humas Pemprov Kaltara)

TANJUNG SELOR | Potensi investasi di Kaltara memang menggiurkan. Negara-negara tetangga pun banyak yang tertarik untuk menanamkan uangnya di provinsi termuda di Indonesia ini. Australia salah satu contohnya.

Sebagaimana rilis dari humas Pemprov Kaltara, Rabu (26/2/2020), Kedutaan Besar (Kedubes) Australia tengah mengumpulkan berbagai informasi terkait investasi. Tentu saja, informasi-informasi berisi berbagai peluang ekonomi yang dapat dilakukan bekerjasama dengan Indonesia. Terutama di wilayah Provinsi Kaltara.

Sekretaris Dua Bidang Ekonomi Kedubes Australia, Peter Simojoki, mengatakan bahwa pihaknya juga akan menjalin kerjasama kemitraan dengan pemerintah pusat. Termasuk dengan Pemprov Kaltara sebagai wakil pemerintah di Provinsi Kalimantan Utara.

Sudah Dapatkan Bayangan Investasi

Peter Simojoki mengatakan, Kedubes Australia telah mengetahui beberapa rencana investasi di provinsi ke-34 ini. Disebutkannya, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Besahan Sungai Kayan. Dan juga pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi.

Lebih lanjut, Peter mengatakan, bahwa Australia juga memiliki PLTA berkapasitas 2.000 Mega Watt (MW). Bahkan perusahaan pemilik PLTA tersebut telah membuktikan pengalamannya. Dalam hal ini membantu Sarawak Energy merealisasaikan pembangkit listrik di Malaysia.

“Utamanya dari segi Amdal-nya. Selain itu, perusahaan di Australia itu juga membantu Sarawak Energy mengembangkan desain bendungannya,” tutur Peter, Senin (25/2/2020) di ruang kerja Sekprov Kaltara.

Diteruskan ke Para Investor

Informasi-informasi yang digali Peter dari Provinsi Kaltara ini akan disampaikan ke sejumlah investor Australia. Ia mengatakan, investor asal negeri kanguru banyak yang belum melirik Indonesia sebagai negara tujuan investasi. Hal ini terjadi lantaran minimnya informasi yang lengkap dan komprehensif.

Peter mengatakan dirinya mengumpulkan informasi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih banyak. Menurutnya, potensi investasi di Kaltara cukup besar. “Jadi saya ke sini untuk mengumpulkan informasi agar lebih paham. Lebih mengerti terhadap situasi di lapangan. Dan informasi yang saya kumpulkan selama saya di sini, tentu akan akan menjadi bahan informasi kami ke investor Australia,” tuturnya.

“Kami harap kerjasama kemitraan ini menarik perhatian investor Australia supaya ke Indonesia. Sebab menurut kami banyak sekali yang hanya transit di Indonesia pas Mau ke Cina, Jepang, Korea. Karena mereka tidak terelalu lihat potensi yang ada di Indonesia,” tambahnya.

Sambutan Pemprov

Pemprov Kaltara bersenang hati menerima kunjungan utusan Kedubes Autralia. Apalagi ketika kunjungan ini banyak diisi diskusi tentang peluang investasi di Kaltara. “Terima kasih telah berkujung di Kaltara. Kami diamanatkan Bapak Gubernur untuk menerima Bapak hari ini,” tutur Sekprov Kaltara, H Suriansyah.

Suriansyah mengungkapkan, Presiden Jokowi juga telah menaruh perhatian besar bagi Provinsi Kaltara dalam hal daerah tujuan investasi di Tanah Air. Hal itu dibuktikan beberapa kebijakan langsung diterbitkan Presiden Jokowi maupun beberapa rencana investasi yang sedang dilirik investor domestik dan mancanegara, serta konsorsium keduanya.

“Kami terbuka bagi Australia dan investornya untuk bisa masuk ke Kaltara. Alhamdulillah pada hari ini Pak Peter sudah melakukan pendahuluan dan hari selanjutnya melakukan kunjungan ke lokasi PLTA Sungai Kayan,” tuturnya.(*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    10
    Shares