1 October, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Sejumlah Sungai Mulai Meluap, BPBD Kalsel: Siaga I Banjir

2 min read
Sejumlah sungai mulai meluap
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Meluapnya Sungai Tabalong. (Foto: MI/Denny Susanto)

BANJARMASIN | Sejumlah sungai mulai meluap di Kalsel. Hal tersebut memaksa sejumlah kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) masuk dalam status siaga satu bencana banjir. Mulai meluapnya sungai-sungai besar tersebut sebagai akibat tingginya intensitas hujan akhir-akhir ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Wahyuddin Ujud mengungkapkan pihaknya berada dalam kesiagaan penuh.

“Kita dalam siaga I bencana banjir. Sungai-sungai di bagian hulu terus meninggi dan mulai meluap. Karena itu kabupaten yang wilayah rawan banjir untuk bersiaga,” ujarnya, dilansir dari Media Indonesia, Rabu (5/2/2020).

Data Pusdalops BPBD Kalsel menyoroti kondisi Sungai Tabalong akhir-akhir ini. Sungai yang berada di Kabupaten Tabalong ini disebut terus mengalami peningkatan permukaan air. Akibatnya, di beberapa titik meluap.

Sebagai informasi, Sungai Tabalong adalah sungai di bagian hulu dan mengalir ke beberapa wilayah seperti Balangan dan Hulu Sungai Utara. Akibatnya, bila sungai itu meluap dan menyebabkan Kabupaten Tabalong banjir, hal itu akan merembet ke wilayah lainnya.

“Biasanya jika Kabupaten Tabalong dilanda banjir maka daerah di bawahnya juga akan terkena banjir,” ujar Wahyuddin Ujud.

Gubernur Minta Siaga Bencana

Beberapa waktu lalu, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor telah meminta agar seluruh pemerintah kabupaten dan kota di wilayahnya tetap siaga bencana banjir dan longsor. Kedua bencana itu diketahui kerap terjadi, terutama di musim hujan seperti saat ini.

Paman Birin mengatakan bahwa setiap kabupaten di Kalsel harus sudah memiliki peta daerah rawan bencana. Peta tersebut sebagai alat bantu yang dapat memudahkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan apabila terjadi bencana.

Dilansir dari Antara, Kamis (23/1/2020) lalu, Sahbrin Noor meminta kewaspadaan dan kesiapan untuk turun ke medan bencana. “Kesadaran, kewaspadaan dan kesiapan untuk turun ke medan bencana membantu masyarakat yang terkena musibah harus terus ditumbuhkan, sehingga bencana yang terjadi juga cepat diatasi,” tegasnya. (*) [HeloBorneo.com

 

Bagi artikel ini
  • 13
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    13
    Shares