Thu. Aug 13th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Sahbirin Noor Dorong Peningkatan Kemandirian Penyandang Disabilitas

2 min read
HeloBorneo.com – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat menghadiri acara Peringatan Disabilitas Internasional di Banjarmasin, Jumat (22/11) 2019. (Foto: Antaranews Kalsel/Latif Thohir)

BANJARMASIN | Peringatan Hari Disabilitas Internasional menjadi momentum bagi pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kepada penyandang disabilitas, khususnya di provinsi tersebut.

Demikian hal tersebut terungkap ketika Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional di Banjarmasin, Jumat (21/11/2019) lalu.

Sahbirin Noor mengatakan bahwa Pemprov Kalsel terus berupaya memberikan hak kesetaraan kepada penyandang disabilitas. Kesetaraan berupa akses pendidikan, ekonomi, lapangan pekerjaan dan berbagai fasilitas pendukung bagi penyandang disabilitas lainnya.

Paman Birin, demikian panggilan akrabnya, berkomitmen untuk meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas. Program pelatihan ketrampilan dan modal kerja dalam berbagai sektor bakal disiapkan guna mendukung komitmen kemandirian tersebut. Bahkan pihaknya siap untuk menambah anggaran sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah, apabila diperlukan.

Dihadapan ribuan penyandang disabilitas, Sahbirin juga meminta pemerintah melalui dinas terkait, lebih memperhatikan kebutuhan para penyandang disabilitas, dengan memberikan hak kesetaraan untuk mendapatkan akses kemudahan dalam pendidikan, ekonomi, lapangan pekerjaan, olahraga dan berbagai akses penunjang lainnya.

Guna mendukung pemenuhan hal tersebut, tambah dia Pemprov Kalsel telah melakukan berbagai program pelatihan terhadap penyandang difabel, seperti pelatihan menjahit maupun pelatihan bengkel kendaraan. Paman Birin berharap pihak terkait lebih fokus dalam memberikan pelatihan, agar alat yang dihibahkan tidak sia sia. “Pemerintah sudah cukup peduli terhadap kepentingan penyandang disabilitas, hanya saja, kalau ada pelatihan, sebaiknya pelatihan diberikan sampai bisa,” katanya.

Selain itu, dia juga menghimbau seluruh perkantoran di Kalsel memberikan akses jalan untuk disabilitas.

“Ya hari, merupakan hari yang penuh kegembiraan buat saudara kita yang penyandang disabilitas. Saya harap, ini menjadi momentum kebersamaan untuk mengangkat martabat generasi yang termasuk unggul,” ujar Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Salah seorang penyandang disabilitas, Supriyanto pemilik satu bengkel di daerah ini, mengungkapkan sebelumnya dirinya telah mendapatkan pelatihan membengkel di kota Solo dengan fasilitas dari pemerintah.

Kalau diberikannya setengah-setengah, tambah dia akan sia-sia, karena saat terjun ke dunia kerja, hasilnya tidak maksimal, sehingga alat bantuan kerja yang diberikan, akan sia-sia, bahkan dikhawatirkan akan dijual.

Sebelumnya dalam kegiatan ini, Gubernur Kalsel didampingi ibu Penggerak PKK dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bersama ratusan penyandang disabilitas melakukan jalan sehat, dengan start dari siring nol kilometer kemudian menyusuri jalan keramaian, menuju jalan Jenderal Sudirman , jalan di Panjaitan dan kembali ke siring nol kilometer Banjarmasin. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *