11 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Program Vaksin COVID-19, DPRD Kotabaru Dukung dan Patuhi Instruksi Pemerintah

program vaksin covid-19
HeloBorneo.com – Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis (Foto: Antaranews Kalsel/ohi)

KOTABARU | Soal program vaksin COVID-19, para wakil rakyat di DPRD Kotabaru menegaskan akan senantiasa mendukung serta mematuhi instruksi yang dikeluarkan pemerintah.

Demikian ketegasan para wakil rakyat di kabupaten berjuluk “Bumi Saijaan” itu diungkapkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru Syairi Mukhlis. Dia menyebutkan bahwa pihak DPRD Kabupaten Kotabaru mendukung dan akan tetap patuh mengikuti instruksi pemerintah dalam program vaksinasi COVID-19.

Dukungan terhadap program vaksin COVID-19 demi menghapus pro dan kontra

Syairi Mukhlis mengungkapkan bahwa penegasan tersebut menyusul masih berkembangnya berbagai informasi pro maupun kontra terkait program vaksin COVID-19 di tengah-tengah masyarakat.

“Kami mendukung program vaksin COVID-19 sebagai usaha untuk memutus mata rantai virus corona, dan kita mengikuti instruksi provinsi (pemerintah),” ujarnya, sebagaimana dilansir dari Antara, Kamis (28/1/2021).

Informasi terakhir, pendistribusian vaksin sinovac telah tiba di Kotabaru, Kalsel. Diketahui, sebanyak 3.080 vaksin sinovac tiba di Kabupaten Kotabaru dengan pengawalan ketat dari jajaran Polda Kalsel, Selasa (26/1/2021) lalu.

MUI telah nyatakan aman dan halal

Sebagai informasi, berdasarkan penjelasan resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah jelas bahwa vaksin COVID-19 ini dinyatakan aman dan halal.

Kedatangan vaksin asal China ini, langsung dibawa ke bagian Instalasi Farmasi Kotabaru yang terletak di Jalan Kenanga, Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulau Laut Utara dalam penjagaan aparat kepolisian dan TNI setempat.

Vaksin Sinovac yang telah diterima Kotabaru berjumlah 3.080 dan dimuat ke dalam dua boks. “Boks pertama jumlahnya 1.120 dengan suhu 2,7 derajat, sedangkan untuk boks ke dua 1.960 dengan suhu 2,6 derajat, jadi totalnya 3.080,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Hj Ernawati.

Walau vaksin sudah ada, namun, Hj Ernawati tetap mengimbau masyarakat di Kabupaten Kotabaru untuk tetap menerapkan 3M yaitu, makai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. “Vaksin ini bukan obat, tetapi untuk membentuk kekebalan dalam diri seseorang. Ingat pesan Ibu yaitu 3M,” tegasnya.

Program vaksin COVID-19 dimulai Februari

Sesuai arahan Kementerian Kesehatan, pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Kotabaru, akan segera dimulai pada bulan Februari 2021, namun masih menunggu kepastian tanggal pelaksanaan.

“Untuk tanggalnya kita akan menunggu informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi ataupun petunjuk dari pusat. Yang jelas vaksin sudah di Kotabaru dan akan secepatnya di distribusikan ke 28 puskesmas dari 22 kecamatan,” jelas Ernawati.

Lebih jauh, Ernawati memaparkan bahwa sesuai dengan anjuran dari pemerintah, program vaksin COVID-19 ini akan memberikan prioritas terlebih dahulu untuk garda terdepan yaitu tenaga kesehatan.

“Jadi ada sebanyak 1.477 tenaga kesehatan yang sudah memiliki e-tiket Vaksin dari 1.809 data yang diajukan ke Kementrian. Dan mereka nantinya akan divaksin sebanyak dua kali penyuntikan. Untuk kelebihan vaksinnya akan kami kembalikan ke Dinas Provinsi,” pungkasnya. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 32
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    32
    Shares