28 July, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Penyandera Anak di Kalsel Ditembak Mati Polisi, Ternyata Pernah Cabuli Korban

Polisi berhasil menembak mati penyandera anak di Kalsel. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pelaku penyanderaan  pernah melakukan perbuatan cabul terhadap korban.

_____________________________________________

penyandera anak di kalsel
HeloBorneo.com — Kapolres HSU, AKBP Afri Darmawan memperlihatkan barang bukti senjata rakitan yang digunakan pelaku penyandera anak di Kalsel, saat menyandera korbannya. (Humas Polres HSU/Kompas)

 

AMUNTAI | SY (46), penyandera anak di bawah umur di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Kalimantan Selatan ( Kalsel) tewas ditembak polisi. SY disergap saat polisi berusaha membebaskan MU (15) yang disanderanya pada Minggu (21/2/2021).

SY ditembak mati karena menembak polisi menggunakan senjata api rakitan saat akan ditangkap. Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan mengungkapkan, SY kerap melakukan perbuatan kasar terhadap MU.

“Tersangka SY pernah melakukan pencabulan atau persetubuhan dengan korban,” ujar Kapolres HSU, AKBP Afri Darmawan saat konferensi pers, Senin (22/2/2021).

Setelah dilaporkan oleh orangtua MU, SY sempat lari ke daerah Kalimantan Timur (Kaltim). Namun, diduga karena rindu dengan MU, SY kembali lagi ke HSU untuk bertemu korban. “Tersangka SY sempat masuk dalam DPO sesuai pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang tersangka pelaku penyandera anak di Kalsel sedang beraksi. Namun dalam penyergapan, pelaku penyanderaan anak di bawah umur berinisial SY di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, tewas ditembak mati polisi.

Sebelum ditembak mati, SY sempat terlibat baku tembak dengan polisi yang berusaha menyergapnya. SY tewas dalam perjalanan ke rumah sakit setelah menderita dua luka tembak di bagian kaki dan dada. Jenazah SY sudah diambil pihak keluarga untuk dimakamkan. (sumber: Kompas) (*) [HeloBorneo.com]

 

Bagi artikel ini
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares