25 November, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Kasus Covid-19 di Kalsel Naik Signifikan, Klaster Gowa Dominan

2 min read
klaster gowa
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Sejumlah peserta Ijtima Ulama Asia berjalan ke lokasi perkemahan di Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (19/3/2020). (Foto: ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/wsj.)

BANJARMASIN | Klaster Gowa mendominasi kasus covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Mulai dari jumlah kasus positif, hingga kematian.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen Doni Monardo melaporkan kenaikan kasus pada tingkat provinsi dan secara nasional. Salah satu provinsi yang mengalami kenaikan signifikan selama sepekan kemarin adalah Kalimantan Selatan yakni 60 persen.

Klaster Gowa Dominan

Doni mendapatkan laporan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan bahwa kenaikan kasus Covid-19 di provinsi ini akibat banyaknya yang warga yang kontak dengan peserta Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan. Bahkan klaster Gowa ini telah mengakibatkan 107 orang meninggal dunia.

“Dari penjelasan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan 60 persen kasus yang terjadi diakibatkan oleh klaster Gowa dan telah mengakibatkan korban mencapai 107 orang meninggal dunia,” kata Doni usai rapat bersama Presiden Jokowi dan jajaran secara virtual terkait penanganan Covid-19, Senin (18/5/2020).

Kalimantan Selatan memang mengalami kenaikan angka kematian dan kesembuhan cukup signifikan bila mengacu pada laporan Gugus Tugas per Minggu (17/5/2020).

Setidaknya ada 372 kasus positif tercatat di daerah tersebut. Jumlah kematian mereka naik drastis dari sebelumnya hanya 9 kasus menjadi 36 kasus per Minggu (17/5/2020).

Angka kesembuhan juga naik dari 24 menjadi 73.

Selain Kalimantan Selatan, Doni melaporkan kenaikan kasus Covid-19 di Jawa Timur mencapai 70 persen. Data terakhir kasus Covid-19 Jawa Timur mencapai 2.152 atau di peringkat kedua di bawah Jakarta yang mencapai 6.010 kasus positif per 17 Mei 2020.

Kemudian Sumatera Selatan yang juga mengalami kenaikan kasus hingga 157 persen (total kasus terakhir 521 kasus positif). Selain melaporkan laju kenaikan kasus per provinsi, Doni juga melaporkan kontribusi pulau terbesar masih didominasi Pulau Jawa.

Saat ini, 67 persen kasus positif berada di Pulau Jawa.

“Kemudian kasus meninggal 79% adapun yang sembuh 59%. ini seluruh data untuk Pulau Jawa dibandingkan dengan data nasional,” Kata Doni.

Gugus Tugas juga melaporkan kenaikan kesembuhan kepada Presiden. Tim mencatat beberapa provinsi mengalami kenaikan kesembuhan hingga di atas 50 persen.

“Beberapa daerah yang mengalami kesembuhan, mengalami peningkatan kesembuhan yaitu Aceh 83,3% Bangka Belitung 79,3% kemudian Bali 71,8% Kepri 69,0% dan Gorontalo 62,5%,” pungkasnya. (sumber: tirto)(*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    5
    Shares