22 January, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Pencapaian DPRD Kalsel: Sukses 100 Persen Bahas Propemperda 2020

2 min read
dprd kalsel
HeloBorneo.com – Pencapaian DPRD Kalsel tahun 2020 diungkapkan oleh Kabag Persidangan AKD Layanan Aspirasi Setwan Kalsel Muhammad Jaini. (Foto: Syamsuddin Hasan/Antara)

BANJARMASIN | Pencapaian DPRD Kalsel pada tahun 2020 dinilai sukses terkait keberhasilan membahas keseluruhan, alias 100 persen, program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) tingkat provinsi tersebut Tahun 2020.

Kepala Bagian Persidangan, Alat Kelengkapan Dewan (AKD), Layanan Aspirasi Sekretariat DPRD (Setwan) Kalsel Muhammad Jaini MAP mengungkapkan itu di Banjarmasin, pada Rabu (30/12/2020) berkaitan refleksi kinerja wakil-wakil rakyat tingkat provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota tersebut.

Sebagaimana peraturan perundang-undangan tugas dan fungsi wakil rakyat (DPRD Kalsel) antara lain pembentukan peraturan daerah (Perda), ujarnya mewakili Sekretaris Dewan (Sekwan) setempat, Drs H Antung Mas Rozaniasyah.
Sekretaris DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) HAM Rozaniasyah. (Syamsuddin Hasan)

Ia menerangkan, Propemperda Kalsel 2020 semula 20 Raperda, tetapi sesudah dua kali perubahan akhirnya tinggal 15 buah saja lagi.


HeloBorneo.com – Ilustrasi: Gedung Kantor DPRD Provinsi Kalsel. (Foto: banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody)

DPRD Kalsel selesai bahas Propemperda, tapi baru lima yang disahkan

“Namun dari 15 Raperda yang sudah selesai pembahasan itu, baru lima yang disahkan atau mendapat fasilitasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia,” ungkapnya dalam keterangan pers akhir Tahun 2020, sebagaimana dilansir dari Antara.

Muhammad Jaini menjelaskan bahwa kelima Raperda yang sudah disahkan menjadi Perda itu, empat di antaranya bersifat pengaturan. Misalnya yaitu Raperda tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban APBD Kalsel 2019.

Dirinya juga mengungkapkan Raperda yang masih menunggu evaluasi. “Kemudian tujuan Raperda yang masih menunggu hasil evaluasi/fasilitasi dari Kemendagri. Dua Raperda lainnya baru selesai finalisasi pembahasan dan proses pengajuan kepada Kemendagri,” ungkap Muhammad Jaini.

Sementara Propemperda Kalsel Tahun 2021 sebanyak 20 Raperda, 12 di antaranya merupakan usul Komisi-Komisi DPRD provinsi setempat, demikian Jaini.

Sebagai informasi, Propemperda merupakan instrumen perencanaan program pembentukan peraturan daerah yang dilakukan secara terencana, terpadu dan sistematis yang dilaksanakan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun yang disusun berdasarkan skala prioritas dan ditetapkan sebelum rancangan peraturan daerah tentang APBD disahkan.
(*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share