Sat. Jul 11th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Bantu Pengadaan APD, Ketua DPRD Kalsel Supian HK Donasi 6 Bulan Gaji

2 min read
Ketua DPRD Kalsel Supian HK
HeloBorneo.com – Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK (Foto: Banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody)

BANJARMASIN | Ketua DPRD Kalsel Supian HK donasi 6 bulan gajinya untuk memberikan bantuan pengadaan APD, atau alat pelindung diri. Sebagaimana diketahui, APD ini sangat krusial untuk melindungi tenaga medis serta TNI dan Polri dari kemungkinan penularan virus covid-19.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK mengatakan, langkah menyumbangkan 6 bulan gajinya untuk penanganan pandemi corona (Covid-19) di Kalsel. Gajinya itu didonasikan dalam bentuk alat pelindung diri (APD) yang sangat diperlukan selama masa pandemi saat ini.

“Saya pribadi, 6 bulan gaji tidak saya terima. Saya terima untuk dibelikan APD baju hazmat, masker, sabun dan yang lain,” ujar H Supian, dilansir dari Tribun, Jumat (17/4/2020).

Tenaga Medis dan Petugas TNI-Polri

Supian HK mengatakan bahwa APD yang didonasikannya tak hanya untuk tenaga kesehatan, tapi juga para personel TNI-Polri. Mereka juga membutuhkan APD dalam menjalankan tugasnya menanggulangi dan menekan penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat.

Selain itu, penyaluran bantuan APD pun menurutnya tidak hanya akan terfokus di satu titik saja namun tersebar di berbagai Kabupaten/Kota di Kalsel.

Upaya ini menurutnya tak hanya dilakukan dirinya namun para Anggota DPRD Provinsi Kalsel lainnya yang juga mendonasikan gajinya sebagai Wakil Rakyat Kalsel.

DPRD Kalsel Mendukung Realokasi Anggaran

Sedangkan secara kelembagaan, DPRD Provinsi Kalsel juga sudah mendukung upaya realokasi anggaran yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalsel dengan merealokasikan anggaran Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel mencapai belasan miliar rupiah.

Jumlah tersebut menjadi bagian dari dana anggaran yang berhasil direalokasikan Pemerintah Provinsi Kalsel demi menangani dan menanggulangi dampak pandemi corona di Kalsel sebesar kurang lebih Rp 200 miliar.

Realokasi dana anggaran ini dinilainya sebagai bentuk keseriusan Pemerintah dalam upaya menangani wabah nasional non alam di Indonesia ini.

Kalsel Sudah Bergerak Sejak Awal

Sosok yang juga politisi Partai Golkar ini mengatakan bahwa  Pemprov Kalsel sejak awal sudah bergerak menangani kasus virus covid-19 ini.

“Waktu kasus masih sedikit, Pemerintah Provinsi Kalsel sudah segera bergerak melakukan langkah (antisipasi-red). Termasuk realokasi anggaran ini serta bergandengan tangan sinergis dengan TNI-Polri dan yang lainnya dalam upaya ini,” demikian ungkap Supian HK.

Supian HK mengharapkan Pemerintah beserta segenap pemangku kepentingan, swasta dan masyarakat di masing-masing Kabupaten danKota di Kalsel juga dapat saling bekerjasama dan bersinergi dalam melawan pandemi virus covid-19 ini. (*) [HeloBorneo.com]

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda: