1 March, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Banjir di Kalsel Meluas, Polisi Salurkan Makanan dan Dirikan Dapur Umum

2 min read
banjir di kalsel
HeloBorneo.com – Suasana banjir di Kalsel. Terlihat sejumlah warga melintasi banjir di Desa Sungai Raya, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (12/1/2021). Ribuan rumah di enam desa Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar terendam banjir setinggi 50 cm hingga dua meter akibat intensitas curah hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan Sungai Riam Kiwa meluap. (Foto: Antaranews Kalsel/Bayu Pratama S.)

BANJARMASIN | Menanggapi banjir di Kalsel yang kian meluas, pihak kepolisian di provinsi itu pun siap menyalurkan makanan dan telah mendirikan  dapur umum di beberapa lokasi.

Hal tersebut disampaikan pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan tentang kesiapan menyalurkan bantuan makanan siap saji kepada warga korban banjir.

Kapolda Kalsel Irjen Rikhwanto kepada wartawan, Kamis (14/1/2021) mengatakan pihaknya telah mendirikan dapur umum di beberapa titik dan akan menyalurkan makanan kepada para korban.

“Enggak mungkin mereka masak, jadi kita akan salurkan makanan siap saji. Untuk itu kita sudah dirikan dapur umum di beberapa lokasi,” ujar Kapolda Kalsel itu.

Posko kesehatan untuk para pengungsi banjir di Kalsel

Pihak Kepolisian Kalsel juga menyatakan telah mendirikan posko kesehatan untuk para pengungsi. Sama seperti halnya dapur umun, posko kesehatan ini juga tersebar di beberapa daerah, terutama di titik-titik yang jumlah pengungsinya cukup banyak.

“Dan juga posko kesehatan untuk mereka-mereka yang ada gejala sakit yang diakibatkan banjir ini,” tukasnya.

Banjir di Kalsel meluas

Sebagai informasi, banjir di Kalsel meluas dan merendam setidaknya tujuh kabupaten dan kota. Luasnya wilayah yang terendam banjir itu membuat polisi mengerahkan bantuan untuk mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah.

Kapolda Kalsel mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel dibantu oleh Polair dengan kapal-kapal operasional untuk mengevakuasi warga.

Curah hujan tinggi picu banjir di Kalsel

Curah hujan tinggi disinyalir menjadi pemicu banjir di Kalsel yang kian meluas. Banjir bahkan memutus Jalan Nasional Trans-Kalimantan di dua lokasi berbeda. Jalur pertama yang terputus berada di Desa Gunung Raja, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel. Jalur ini sudah terputus sejak beberapa hari lalu. Jalur kedua berada di Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, setelah jembatan penghubung ambles diterjang banjir pada, Kamis (14/1/2021) dini hari lalu.

________________________________________

berita terkait: Kalsel Banjir Cukup Parah, Jalur Trans Kalimantan Terputus

________________________________________

Kedua jalur tersebut menghubungkan Provinsi Kalsel dengan Kalimantan Timur (Kaltim). Untuk sementara waktu, pihak Pemprov Kalsel telah mempersiapkan jalur alternatif melewati Kabupaten Tapin, melalui jalan Hauling. (sumber: Antara) (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares