23 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Wow! Ada 4 Kegiatan Wisata Kalbar Masuk Seleksi Kalender Wisata Nasional, Apa Saja?

Seleksi kalender wisata nasional memasukkan 4 kegiatan wisata Kalbar. Hal ini menunjukkan kualitas kegiatan pariwisata di Provinsi Kalimantan Barat yang semakin diminati wisatawan.

_____________________________________________

kalender wisata nasional, wisata kalbar
Seleksi kalender wisata nasional memasukkan 4 kegiatan wisata Kalbar. Hal ini menunjukkan kualitas kegiatan pariwisata di Provinsi Kalimantan Barat yang semakin diminati wisatawan. | HeloBorneo.com — Payung-payung berwarna-warni menghiasi kegiatan Festival Kulminasi Matahari 2019 (Foto: Yayuk/Antara)

 

PONTIANAK | Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar Windy Prihastari mengatakan bahwa pada tahun 2021 ini ada empat kegiatan wisata Kalbar masuk tahap seleksi kalender wisata nasional.

“Empat kegiatan wisata tersebut yakni Festival Kulminasi Matahari, Festival Bukit Kelam, Festival Danau Sentarum dan Festival Robo – Robo. Kemenparekraf RI tengah melakukan penjurian untuk kalender wisata Indonesia. Sebelumnya kegiatan wisata di Kalbar seperti Festival Cap Go Meh di Kota Singkawang sudah masuk kalender wisata Indonesia,” ujarnya di Pontianak, Kamis (18/3/2021).

Kalender Wisata Nasional dibiayai Kemenparekraf

Ia menjelaskan bahwa apabila kegiatan wisata Kalbar masuk dalam kalender wisata Nasional maka kegiatan tersebut akan dibiayai oleh Kemenparekraf.

“Mudah-mudahan kegiatan wisata di Kalbar tersebut lolos. Sehingga Kalbar semakin dikenal dan dilirik wisatawan lokal maupun luar. Intinya saat ini tengah persiapan,” kata dia.

Untuk kalender wisata di Kalbar sendiri akan diluncurkan pada April 2021 mendatang. Sejumlah destinasi wisata unggulan di Kalbar akan dipromosikan.

“Sebelumnya kita belum ada kalender wisata. Untuk itu kita luncurkan dan semoga destinasi wisata dan kegiatan wisata semakin dikenal,” jelas dia.

Sejauh ini, di tengah pandemi COVID-19, inovasi dan gebrakan untuk mempersiapkan pariwisata terus digencarkan. Sejak akhir 2020 lalu diaktifkan kembali namun harus menyesuaikan dengan kebiasaan baru.

“Kita telah meluncurkan program wisata ke Kalbar jak. Kita menggalakkan atau reaktivasi kembali wisata di Kalbar ini dengan melibatkan para pihak di industri pariwisata di Kalbar,” katanya.

Ia menambahkan melalui reaktiviasi wisata di Kalbar diberikan promosi paket wisata murah di Kalbar. Hal itu melibatkan asosiasi wisata dan pelaku industri wisata yang ada.

“Sejauh ini baru dua daerah dari 14 kabupaten kota di Kalbar yakni Kota Pontianak dan Kabupaten Bengkayang yang menjual paket wisata murah. Kita terus mengimbau semua pihak tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata dia. (sumber: Antara) (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 48
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    48
    Shares