30 September, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Waspada! BMKG Kalbar Sebut Curah Hujan Tinggi Hingga Pekan Depan

2 min read
curah hujan tinggi
HeloBorneo.com – Pontianak diguyur hujan, dengan potensi curah hujan tinggi hingga sepekan mendatang. (Foto: netralnews)

PONTIANAK | BMKG Wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) memberikan peringatan tentang tingginya curah hujan di provinsi tersebut hingga sepekan mendatang.

Dilansir dari laman BMKG Kalbar, Sabtu (11/1/2020) curah hujan hingga sepekan ke depan di sebagian besar provinsi itu masih tinggi. Diprakirakan, curah hujan tinggi tersebut berada dalam kisaran 80 hingga 130 milimeter. BMKG Kalbar pun merilis peringatan dini. “Masih Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai petir, guntur dan angin kencang berdurasi singkat,” pesan dari rilis tersebut.

Sebagai informasi, curah hujan di wilayah hulu Kalbar lebih tinggi dibanding di wilayah pesisir. Terlebih dengan mendekatinya puncak musim hujan yang akan terjadi menjelang akhir Januari 2020. Imbasnya, curah hujan diprakirakan akan lebih tinggi dari normal.

Curah Hujan Tinggi, Potensi Genangan Hingga Banjir

Peningkatan curah hujan hingga sepekan kedepan, bahkan hingga akhir Januari akan memberikan dampak munculnya banyak genangan air hingga munculnya banjir. BMKG Kalbar memberikan imbauan, khususnya masyarakat di pemukiman sekitar bantaran sungai agar lebih waspada terhadap potensi munculnya banjir, termasuk banjir bandang dan juga tanah longsor.

Sebelumnya, Provinsi Kalbar dan pihak Pemkab Sanggau bersama Polres Sanggau dan BPDB Sanggau melakukan tatap muka dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Banjir, Angin puting beliung dan tanah longsor (Batingsor) di Graha Wirapratama Polres Sanggau, Kabupaten Sanggau.

“Kesiapan BPBD Kabupaten Sanggau dengan Propinsi Kalbar berjumlah sekitar 300 personil dan telah membuat posko dengan perlengkapan sarpras dalam penanganan Bencana dan puting beliung, dengan harapan hasil yang ingin kita capai adalah keselamatan Manusia,”ujar Kapolres Sanggau AKBP Raymond Marcellino Masengi, dicuplik dari suarakalbar, Jumat (10/1/2020).

Perlunya Pelatihan Bencana

Kesiapsiagaan serta koordinasi antar lembaga pemerintah serta instansi terkait termasuk TNI, Polri, para camat, lurah dan kepala desa, LSM, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus dijaga. Dengan demikian, dapat saling melengkapi dalam upaya penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor yang mungkin saja terjadi.

Masyarakat juga perlu dipersiapkan menghadapi bencana. Caranya, yaitu dengan menggelar pelatihan menghadapi bencana secara mandiri. Selan itu, membagi tugas di antara warga untuk pencegahan dan penanggulangan bencana. Semua hal tersebut tentu harus melibatkan berbagai pihak terkait. Dengan demikian, dapat terjalin sinergi untuk pencegahan dan penanggulangan bencana di daerah.

Prakiraan Minggu

Pihak BMKG Kalbar juga telah merilis prakiraan cuaca Minggu (12/1/2020). Curah hujan yang cukup tinggi membuat masyarakat wajib mewaspadai potensi hujan yang disertai petir serta kilat dan angin kencang. Walau berdurasi singkat, wilayahnya cukup luas. Wilayah yang berpotensi terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat yaitu di sebagian wilayah Kabupaten dan Kota, meliputi Kubu Raya, Melawi, serta Kapuas Hulu. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *