28 November, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Hindari PSBB, Edi Rusdi Kamtono Minta Warga Pontianak Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19

2 min read
warga Pontianak disiplin protokol kesehatan
HeloBorneo.com – Wali Kota Pontianak, Provinsi Kalbar, Edi Rusdi Kamtono minta masyarakat mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus Covid-19. (Foto: ANTARA/Istimewa)

PONTIANAK | Bila tidak ingin PSBB diterapkan di kotanya, Edi Rusdi Kamtono meminta warga Pontianak disiplin protokol kesehatan Covid-19.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono kembali meminta kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran pandemi Covid-19 di kota itu.

Dikatakan Edi Rusdi Kamtono, dirinya meminta warga tetap sabar. “Saya minta kepada warga Kota Pontianak agar bersabar dan tetap bisa menahan diri serta patuh terhadap protokol kesehatan,” ujarnya di Pontianak, Selasa (15/9/2020).

Dia menjelaskan, menggunakan masker merupakan kebiasaan baru dalam setiap aktivitas di tengah pandemi. Lebih lanjut, dirinya tidak menginginkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan di Kota Pontianak sebagaimana yang terjadi di Jakarta.

Hingga saat ini penyebaran Covid-19 di Kota Pontianak masih bisa terkendali, ruang isolasi di rusunawa dan rumah sakit yang ada masih bisa menampung pasien Covid-19. Namun, lanjut dia, tidak menutup kemungkinan PSBB diberlakukan apabila penyebaran Covid-19 sudah tidak terkendali.

Minta warga Pontianak disiplin protokol kesehatan agar kota tetap pada zona aman

Edi berharap pengendalian Covid-19 ini menjadikan Kota Pontianak berada pada zona yang aman. Diberlakukannya PSBB di Jakarta sebagai ibukota negara menurutnya merupakan langkah yang tepat, karena DKI Jakarta sudah masuk zona merah, dan mobilitas masyarakat yang tinggi menyebabkan cepatnya penularan.

“Kalau pemberlakuan PSBB di Jakarta bisa menekan angka penyebaran virus corona, maka berdampak pula pada daerah-daerah lainnya, karena transportasi atau mobilitas banyak dari Jakarta ke Pontianak,” ujarnya.

__________________________________________________________

baca juga:

Diterjang Banjir Bandang, Kota Putussibau Lumpuh

__________________________________________________________

Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Pontianak saat ini terdapat 15 orang yang masih menjalani proses isolasi. Pemerintah Kota Pontianak masih terus melakukan tes usap dan razia masker di seluruh wilayah Kota Pontianak serta menerapkan sanksi.

“Kita berharap kasus pandemi Covid-19 di Pontianak bisa dikendalikan, yang tentunya didukung oleh masyarakat, dengan selalu menggunakan masker, jaga jarak dan sesering mungkin mencuci tangan menggunakan sabun,” kata Wali Kota Pontianak. (sumber: Antara) (*) [HeloBorneo.com

Bagi artikel ini
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares